Dituduh Selingkuh, Pria Paruh Baya Tewas Dikeroyok 3 Tetangganya

Kompas.com - 22/07/2020, 18:38 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengeroyokan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Lantaran telah dituduh selingkuh, Sujono (56) warga Lorong Jambu, Kawasan Tangga Buntung, Palembang, Sumatera Selatan tewas dengan kondisi mengenaskan usai dianiaya oleh tiga orang tetangganya sendiri.

Akibatnya, dua pelaku inisial MS (68) dan TI (33) yang merupakan ayah dan anak ditangkap oleh Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara, satu pelaku inisial RB (20) telah berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.

Baca juga: Calon Pengantin Dikeroyok Tetangga hingga Tewas, Pelaku Takut Korban Bisa Bela Diri

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Selasa (21/2/2020) malam kemarin di kediaman korban. 

Mulanya, istri Sujono sempat terlibat adu mulut dengan kakak perempuan pelaku TI inisial AK karena korban dituduh telah berselingkuh dengan AK. 

Usai keributan tersebut, korban yang baru saja pulang dari Masjid langsung didatangi ketiga pelaku sembari membawa senjata tajam.

Baca juga: Di Mabes Terkenal Anggota Polri di Wilayah Polda Jatim Banyak yang Selingkuh

"Korban tewas dianiaya di rumahnya. Kejadian ini dipicu perselingkuhan antara korban dengan kakak perempuan pelaku," kata Anom saat gelar perkara, Rabu (22/7/2020).

Anom menjelaskan, warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat marah dan mengepung rumah pelaku yang hanya berselisih satu rumah. 

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan adanya kejadian itu langsung datang ke lokasi dengan membawa kendaraan taktis untuk membawa dua orang pelaku.

"Dua pelaku ini sembunyi di rumah mereka karena takut diserang warga. Sehingga kita datang dan langsung amankan. Sementara satu lagi masih buron," ujar Kapolres.

Atas perbuatannya,kedua tersangka yang merupakan ayah dan anak tersebut dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X