Klarifikasi Bupati Bertemu "Sultan Jember" yang Berikan Sumbangan Bodong Rp 16 M ke PMI

Kompas.com - 21/07/2020, 07:32 WIB
MOU antara PMI Jember dengan orang yang mengaku pengusaha sempat dilakukan di pendapa bupati KOMPAS.COM/istimewaMOU antara PMI Jember dengan orang yang mengaku pengusaha sempat dilakukan di pendapa bupati

KOMPAS.com - Bupati Jember Faida menceritakan soal pasangan suami istri berjuluk "Sultan Jember" yang menjanjikan bantuan kepada PMI Jember sebesar Rp 16 miliar, meski hingga saat ini tak terealisasi.

Diketahui bahwa Farida menghadiri penyerahan bantuan secara simbolis "Sultan Jember" kepada PMI Jember saat kegiatan Dialog Nasional PMI.

Faida menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Desember 2019. Dia mendapat informasi ada dermawan yang hendak memberikan bantuan kepada PMI Jatim dan PMI Jember.

Komunikasi antara dermawan itu terjaring lewat PMI Jatim.

"Tidak ada komunikasi dengan pemkab. Ketika itu, saya di sana sebagai tuan rumah. Kami mendukung kegiatan PMI sehingga memfasilitasi kegiatan PMI se-Jatim tersebut. Sebagai tuan rumah, saya hadir. Ya sempat ngobrol saja dengan mereka," ujar Faida dikutip dari Surya, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Selain Ashanty, PMI Pernah Ditipu Sultan Jember, Sumbangan Rp 16 M Ternyata Bodong

Faida mengatakan, pasangan suami istri itu tidak menyebut diri mereka sebagai sultan, tetapi orang kaya dermawan yang ingin mendukung PMI Jatim dan PMI Jember.

"Dia tidak menyebut sebagai sultan dari Jember, tidak pernah ada istilah itu. Saya tahu istilah itu setelah ramai-ramai disebut Mas Anang dan Ashanty. Tahunya orang kaya dermawan yang ingin support PMI Jatim, dan menambahkan untuk PMI Jember. Ya saya kira oke, saya bersyukur. Ternyata bantuan itu tidak terealisasi sampai sekarang," ujar dia.

Baca juga: Soal Sultan Jember, Nyaris Tipu Ashanty hingga Alasan PMI Jember Tak Lapor ke Polisi

 

Faida juga mengaku mendapatkan pertanyaan dari koleganya sesama dokter yang mengabdi di PMI beberapa kabupaten.

Mereka bertanya tentang bantuan yang ditawarkan oleh pasangan dermawan tersebut.

Faida pun menjawab bantuan itu tidak terealisasi sampai sekarang.

Ketika kegiatan itu, Faida mengaku tidak terlalu banyak berbincang dengan pasangan tersebut karena banyak tamu yang hadir di acara itu.

Diberitakan sebelumnya, kasus tersebut terungkap berawal dari unggahan Ashanty yang menyebut hampir ditipu pasangan yang dia juluki "Sultan Jember"

Pasangan yang belakangan diketahui berinisial HW dan RHN diduga hendak menipu Ashanty terkait pembelian sebuah rumah di kawasan Cinere.

Ashanty menceritakan pengalamannya itu di media sosial dan segera menjadi viral.

 

"Aku beneran shock banget sihh, aku share semoga kalian yg liat mereka bisa aware, karena banyak yg lagi cari mereka juga ternyata, tapi kabur2an.. Alhamdulillah kita tetep bersyukur belum sampai kasih apa2," tulis Ashanty di akun Instagramnya.

Setelah unggahan Ashanty ramai, kemudian muncul pernyataan dari PMI Jember yang ternyata juga pernah ditipu oleh pasangan "Sultan Jember".

Pasangan ini mengaku akan memberikan sumbangan sebesar Rp 16 miliar.

"Hingga saat ini bantuan dana tersebut bodong," kata Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki dalam keterangan yang diterima, Sabtu (18/7/2020).

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: Video Bupati Faida Cerita Soal 'Sultan dari Jember' yang Mau Tipu Ashanty dan Ngeprank PMI Jember



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X