Jabar Masuk Provinsi Berpenduduk Miskin Terbanyak, Ridwan Kamil Sebut karena Pandemi Covid-19

Kompas.com - 17/07/2020, 17:17 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Jabar 2020 secara virtual, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (13/7/2020). DOK, Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Jabar 2020 secara virtual, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (13/7/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pandemi Covid-19 menjadi penyebab Jabar masuk sebagai salah satu provinsi dengan penduduk miskin terbanyak di Indonesia.

Ia mengatakan  pada tahun 2019 lalu ada penurunan kemiskinan secara luar biasa di wilayah Jawa Barat.

"Enggak ini menurut saya lebih banyak karena Covid saja. Kalau melihat tahun lalu saya pernah laporkan tingkat penurunan kemiskinan luar biasa, postingan tahun 2019," kata Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Kota Bandung, Jumat (17/6/2020).

Baca juga: Jabar Jadi Salah Satu Provinsi Berpenduduk Miskin Terbanyak, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

Selain itu Emil juga mengatakan jika persentase warga miskin di Jabar terlihat banyak karena seperempat populasi nasional ada di Jawa Barat.

Emil menyebut, jumlah populasi di Jawa Barat mencapai 50 juta jiwa.

Ia juga membandingkan jika jumlah persentase kemiskinan di Jatim dan Jateng lebih tinggi dibandingkan Jabar.

"Persentasenya tidak terbesar. Jangan nyebut terbanyak karena populasinya memang besar. Justru lebih tinggi Jatim, Jateng dibandingkan Jabar," kata dia.

Baca juga: Ridwan Kamil Berharap Ekonomi Jabar Tumbuh 9 Persen pada 2021

Tertinggi adalah Jawa Timur

Ilustrasi miskin dan kayaerllre Ilustrasi miskin dan kaya
Sementara itu dari data BPS pada Maret 2020, jumlah penduduk miskin bertambah 1,63 juta orang dibandingkan periode September 2019 lalu.

Hingga saat ini, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 26,42 juta orang.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, dari sisi jumlah, sebagian besar penduduk miskin berada di Pulau Jawa dengan jumlah 14,05 juta orang.

Sedangkan jumlah penduduk miskin terendah ada di Pulau Kalimantan sebanyak 969.640 jiwa.

Baca juga: Warga Miskin di Jabar Naik 500.000 Jiwa Selama Pandemi, Ridwan Kamil Tidak Terkejut

Berikut jumlah dan persentase penduduk miskin terbanyak berdasarkan provinsi per Maret 2020:
1. Jawa Timur 4,42 juta jiwa (11,09 persen)
2. Jawa Tengah 3,98 juta jiwa (11,41 persen)
3. Jawa Barat 3,92 juta jiwa (7,9 persen)
4. Sumatera Utara 1,28 juta jiwa (8,75 persen)
5. Nusa Tenggar Timur/NTT 1,15 juta jiwa (20,90 persen).

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Dendi Ramdhani | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang Sosok Artidjo Alkotsar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkotsar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X