Sehari Setelah Bebas, Sara Connor Langsung Dideportasi ke Australia

Kompas.com - 17/07/2020, 15:02 WIB
Sara Connor, pelaku pembunuh polisi di Bali dideportasi, Jumat (17/7/2020). IstimewaSara Connor, pelaku pembunuh polisi di Bali dideportasi, Jumat (17/7/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Mantan narapidana kasus pembunuhan asal Australia, Sara Connor resmi dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Denpasar pada Kamis (16/7/2020).

Sehari setelah bebas, mantan narapidana kasus pembuhunan polisi itu dideportasi ke negara asalnya melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

"Jam 7.30 WITA, petugas Imigrasi Ngurah Rai mengawal Sara Connor untuk dideportasi," kata Humas Kanwil Kemenkumham Bali Putu Surya Dharma saat dihubungi, Jumat (17/7/2020).

Dari Bandara Ngurah Rai Bali, Sara terbang menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Setelah itu, perempuan itu melanjutkan perjalanan menuju Australia melalui Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca juga: Tersisa 6 Daerah Zona Merah Covid-19 di Jawa Timur

"Karena belum ada pesawat langsung ke Australia dari Bali," kata dia.

Sara Connor merupakan WNA asal Australia yang dijatuhi hukuman pidana penjara selama 5 tahun dan ditahan sejak 20 Agustus 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sara menerima remisi dengan total 13 bulan 10 hari. Sehingga tanggal pembebasan yang seharusnya tanggal 20 Agustus 2021 menjadi tanggal 16 Juli 2020.

Selama di dalam Lapas, Sara Connor mengikuti berbagai kegiatan seperti pelatihan potong rambut dan program pelatihan tata rias.

Selain itu, perempuan itu aktif mengikuti kegiatan pembinaan dalam bidang melukis dan tata boga.

 

Sara Connor bersama kekasihnya dinyatakan terbukti menghabisi nyawa Aipda Wayan Sudarsa di Pantai Kuta, Badung, Bali pada 17 Agustus 2016.

Pembunuhan ini berawal ketika Sara Connor dan kekasihnya David James Taylor (terdakwa dalam berkas terpisah) datang ke Pantai Kuta di dekat Hotel Pullman, Legian, pada 17 Agustus 2016, pukul 03.45 WITA.

Mereka bersantai sembari meminum bir di dalam botol berukuran besar. Saat meminum bir, Sara Connor kehilangan tas yang dibawanya.

Baca juga: Sara Connor, Pelaku Pembunuhan Polisi di Bali Bebas Besok

 

David melihat Aipda Wayan berdiri dengan gelagat mencurigakan di dekat lokasi. Ia menduga polisi itu mencuri tas Sara.

David langsung menggeledah saku ceana dan baju Aipda Wayan sambil menanyakan tas kekasinya.

Dua lelaki itu berkelahi. Sara juga sempat membantu kekasihnya. Tapi, Aipda Wayan menjambak rambut Sara.

Karena merasa terdesak, David memukul kepala bagian belakang Aipda Wayan menggunakan botol bir kosong yang ada di dekatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.