Pelajar SMP di Cianjur Sulap Ilalang Jadi Tinta, Sabet Juara Tingkat Dunia

Kompas.com - 17/07/2020, 06:54 WIB
Lima pelajar SMP Islam Cendekia Cianjur saat menyabet juara ketiga di ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2019. Mereka menyuguhkan inovasi tinta spidol berbahan dasar ilalang yang ramah lingkungan Dok: SICCLima pelajar SMP Islam Cendekia Cianjur saat menyabet juara ketiga di ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2019. Mereka menyuguhkan inovasi tinta spidol berbahan dasar ilalang yang ramah lingkungan

CIANJUR, KOMPAS.com – Jika selama ini rumput ilalang atau alang-alang hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak, namun, di tangan pelajar SMP di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, gulma di lahan pertanian itu mampu disulap menjadi tinta spidol.

Bahkan, kreativitas siswa-siswi SMP Islam Cendekia Cianjur (SICC) ini mampu menuai prestasi di kancah internasional dengan menyabet juara ketiga Malaysia Technology Expo (MTE) tahun lalu.

Adalah Aqilah Salma (14), Wanda Nurhidayah (14), M Al-Darrel (14), Dafa Wardana (14), dan M Hafid Arrasyid (14), lima orang siswa prestatif yang mampu berinovasi membuat tinta ramah lingkungan tersebut.

Baca juga: Borong 4 Penghargaan Inovasi Daerah dalam Tatanan Baru, Bupati Trenggalek Tak Pernah Berharap

Dituturkan Ilham Argiansyah (25), pembina ekstrakurikuler sains SICC, ide awal pembuatan tinta spidol berbahan dasar ilalang ini berasal dari siswa.

Siswa awalnya bereksperimen untuk mengisi kegiatan positif di luar jam pelajaran sekolah.

“Melakukan percobaan beberapa kali dengan bahan yang berbeda-beda, hingga menemukan formula dari ilalang ini,” ucap Ilham saat ditemui Kompas.com di sekolah, Selasa (14/7/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada pun memilih alang-alang sebagai bahan dasarnya karena rumput yang punya nama ilmiah Imperata cylindrica ini banyak ditemui di sekitar lingkungan sekolah.

“Cara pembuatannya, ilalang yang sudah dikeringkan dan dipotong-potong kemudian dibakar, dan hasil pembakarannya lantas dicampur dengan zat atau cairan kimia tertentu hingga menjadi tinta berwarna hitam,” ujar dia.

Produk ramah lingkungan

Menurut Ilham, tinta berbahan dasar ilalang ini diklaim ramah lingkungan karena tidak mengandung zat yang berpotensi memberikan dampak buruk bagi kesehatan sebagaimana yang terkandung dalam tinta spidol biasa.

Penggunaan bahan alternatif ini juga bisa menjadi cara mengurangi keberadaan limbah ilalang yang kerap menimbulkan bau tak sedap bagi lingkungan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X