Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Kompas.com - 16/07/2020, 20:30 WIB
Puluhan orangtua siswa gembok SMA 5 Padang karena anaknya tidak lulus PPDB, Kamis (16/7/2020) -Puluhan orangtua siswa gembok SMA 5 Padang karena anaknya tidak lulus PPDB, Kamis (16/7/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Puluhan orangtua murid mengunci pintu masuk gerbang utama SMA Negeri 5 Padang, Sumatera Barat, dengan rantai gembok, Kamis (16/7/2020).

Mereka menuntut agar anak-anak sekitar sekolah yang tidak lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bisa ditampung di sekolah itu.

"Penduduk Kecamatan Kuranji ada 120.000 jiwa. Sedangkan sekolah hanya ada dua sekolah. Jadi banyak yang tidak tertampung," kata Indra (50) salah seorang orangtua siswa kepada Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Ternyata Bukan Kali Pertama

Indra berharap pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Sumbar memberikan solusi terhadap tuntutan warga.

Indra mengatakan, aksi protes hanya secara spontan dilakukan dan tidak ada perencanaan.

Adapun menggembok pagar sekolah tersebut bertujuan agar aspirasi warga didengarkan oleh pihak terkait.

"Kita berharap ada solusi dari Disdik Sumbar, tentu juga solusi yang dapat diterima oleh undang-undang," kata Indra.

Baca juga: Kasus Penusukan Kapolsek, 10 Ibu-ibu Termasuk Jadi Tersangka

Kepala SMAN 5 Padang Yenni Putri mengatakan, pihaknya hanya diizinkan menampung 36 siswa dalam zona optimalisasi non-zonasi.

Sementara ada sekitar 200 lebih anak warga sekitar yang mendaftar dan tidak diterima.

Hal itu yang memicu orangtua melakukan protes.

"Memang begitu kondisi kita, penduduk di sini sangat banyak, daya tampung cuma dua sekolah," kata Yenni.

Berdasarkan rapat dengan perwakilan orangtua, menurut Yenni, belum ada solusi yang bisa diberikan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

Regional
Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Regional
Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Regional
Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Regional
Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Regional
Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Regional
Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Regional
Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Regional
Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X