Pria Ini Mengaku Korban PHK yang Bertahan Hidup Minum Air Putih, Warga Sekitar Kaget dan Kecewa

Kompas.com - 15/07/2020, 15:34 WIB
Foarota Ndruru (38), warga Baloi Kolam RT 005 RW 016 Baloi Kolam Kelurahan Sungai Panas Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) perlahan bisa bernafas lega. KOMPAS.COM/HADI MAULANAFoarota Ndruru (38), warga Baloi Kolam RT 005 RW 016 Baloi Kolam Kelurahan Sungai Panas Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) perlahan bisa bernafas lega.

BATAM, KOMPAS.com - Foarota Ndruru (38) alias Foa, warga Baloi Kolam RT 005 RW 016 Baloi Kolam Kelurahan Sungai Panas Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) perlahan bisa bernafas lega.

Pasalnya saat ini sudah ada beberapa warga di Batam yang berkunjung kekediamannya dan memberikan bantuan kepada dirinya beserta keluarga.

Sebelumnya Foarota Ndruru ini sempat tidak makan dan hanya minum air putih sejak tiga hari belakangan ini.

Hal ini dikarenakan gara-gara setelah Foa di PHK dari tempat kerjanya, hingga mengalami kesulitan ekonomi.

"Puji syukur sudah ada beberapa bantuan yang saya terima, dan saya merasa benar-benar sangat terbantu sekali," kata Foa saat ditemui di kediamannya, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: Kisah Korban PHK yang Nekat Mudik Jalan Kaki dari Jakarta ke Solo, Tetap Berpuasa, Kulit Gosong Tersengat Matahari

Kena PHK 4 bulan lalu, tiga hari minum air putih

Foa mengaku dirinya sempat bingung dan tidak tahu harus berbuat apa lagi karena sejak dirumahkan empat bulan lalu, kehidupan dirinya dan keluarganya tidak lagi mudah.

Ditambah lagi dengan suasana pandemi corona seperti sekarang ini, seolah membuat hidupnya seperti jatuh kedalam lubang dan kemudian ditimpa tangga.

"Sebelum-sebelumnya masih bisa bertahan, namun tiga hari belakangan kemarin benar-benar sudah memprihatinkan, karena buat makanpun kami sudah tidak ada uang, bahkan kemarin untuk bertahan hidup, saya dan istri hanya minum air putih saja," terang Foa.

Baca juga: Cerita di Balik Sopir Bus Korban PHK Mudik Jalan Kaki dari Jakarta, Tetap Puasa dan Iba Pemilik Warung

Foa mengaku rumah yang ditinggalnya saat ini bukanlah rumah pribadi miliknya, melainkan rumah sewa dan uang sewanyapun juga belum dibayar.

Foa mengaku berbagai usaha sudah dilakukan untuk mendapatkan pekerjaan, namun hingga kini juga belum mendapatkannya.

Awalnya dirinya ingin mengojek, namun karena sepeda motornya rusak dan belum bisa diambil karena tidak memiliki uang, jadi hingga saat ini sepeda motor miliknya masih berada di bengkel hingga saat ini.

"Saya berharap ada warga yang memberikan saya pekerjaan, kerja apa saja saya mau. Jangankan tukang bangunan, jadi kernek juga saya mau, yang penting bisa beli beras buat ketiga anak dan istri saya, karena istri saya juga tidak bekerja," ungkap Foa.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X