Kompas.com - 14/07/2020, 06:26 WIB
Ilustrasi listrik SHUTTERSTOCKIlustrasi listrik

MAUMERE, KOMPAS.com - Warga di Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, belum terjangkau jaringan perusahaan listrik negara (PLN). 

Untuk penerangan malam hari, warga 5 RT di desa tersebut mengandalkan lampu pelita dan juga mesin generator. 

Kepala Desa Baomekot, Laurens Say mengungkapkan, 50 kepala keluarga di 5 RT di wilayahnya itu, sampai saat ini belum menikmati listrik dari negara. 

Lorens mengatakan, saat ini, listrik menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Anak-anak sekolah belajar di malam hari butuh listrik.

Baca juga: Ditolak di Maumere, KM Lambelu Beserta ABK Kini Dikarantina di Perairan Makassar

Begitu juga dengan usaha warga dan fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas. Semuanya itu sangat membutuhkan listrik untuk menunjang kegiatan mereka.

"Kami sudah membuat surat ke Pemkab Sikka dan PLN, tetapi belum ada yang datang survei. Kami akan terus suarakan ini," ujar Laurens, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin (13/7/2020). 

Laurens mengungkapkan, belum lama ini juga, warga sudah mengirim surat ke PLN Sikka.

Bahkan, warga sempat bertemu Bupati Sikka untuk menyampaikan keluhan terkait aliran listrik ke Desa Baomekot. 

Baca juga: Kades di Flores Timur 2 Jam di Atas Pohon Cari Sinyal demi Rapat Virtual dengan Bupati

Namun, hingga saat ini, petugas yang datang survei belum kunjung muncul.

"74 tahun sudah negara ini merdeka, tetapi warga desa kami belum menikmati buah dari kemerdekaan itu. Kami juga ingin menikmati listrik negara seperti halnya di wilayah lain," ungkap Laurens. 

"Harapannya, tahun ini PLN bisa membawa listrik negara ke Desa Baomekot. Warga sudah sangat merindukan listrik," sambung Laurens. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X