Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Kompas.com - 13/07/2020, 22:45 WIB
Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang. Dok. Humas Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang.

SAMARINDA, KOMPAS.com – Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memberi penjelasan terkait polemik jenazah positif Covid-19 yang meninggal di Samarinda dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Jumat (10/7/2020).

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Samarinda ini mengatakan awalnya pihaknya tidak mengizinkan jenazah tersebut dibawa keluar karena positif Covid-19.

“Tapi kami juga enggak bisa halangin kan ada keluarga mereka yang membawa dan mereka bertanggungjawab. Kita bukan izinkan tapi kita mengetahui,” kata Jaang saat ditemui awak media di Samarinda, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Mahasiswa Gantung Diri di Samarinda, Diduga Depresi Kuliah 7 Tahun Tak Lulus, Skripsi Sering Ditolak Dosen

Meski dibawa keluar kota atau antar provinsi, Jaang memastikan pihaknya sudah memberi arahan dengan menetapkan protokol kesehatan seperti alat pelindung diri dan lainnya.

“Kalau warga Kota Samarinda kami enggak bolehkan. Ini kan warga luar. Kalau warga Samarinda tanggungjawab kita. Ini kan dari luar kota mau ngomong gimana,” jelasnya.

Jaang mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim gugus di Kalimantan Selatan untuk jenazah positif Covid-19 tesebut.

Baca juga: Pasien Covid-19 Asal Surabaya dan Banjarmasin Meninggal di Samarinda

Sebelumnya, nama Komandan Kodim 0901/Samarinda, Kol. Inf. Oni Kristiyono Goendang disebut-sebut yang menandatangani surat pernyataan mewakili gugus tugas di Samarinda dan pihak keluarga atas keberangkatan jenazah tersebut.

Oni Kristiyono mengakui.

“Iya betul. Pertimbangannya karena tinggal di Banjar, Kalsel dan semua sudah memenuhi protokol kesehatan, juga APD lengkap,” ungkap Oni Kristiyono saat dikonfirmasi terpisah.

Oni Kristiyono mengatakan keputusan jenazah positif Covid-19 dibawa ke Kalsel tersebut, diambil berdasarkan pertimbangan dari tim kesehatan, termasuk tim gugus tugas untuk dimakamkan di kampung halamannya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X