Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Kompas.com - 13/07/2020, 21:35 WIB
Ilustrasi Belajar di Rumah DOK. PIXABAYIlustrasi Belajar di Rumah

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melarang seluruh sekolah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka pada hari pertama tahun ajaran baru.

Hal itu karena situasi pandemi virus corona atau Covid-19 masih belum mereda.

Metode pembelajaran bagi murid masih secara jarak jauh atau secara daring.

Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mengakui bahwa sistem belajar secara online kurang efektif.

Baca juga: Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Apalagi tidak semua orangtua siswa dan guru bisa mengakses internet, lantaran letak geografis yang menyulitkan sinyal internet.

"Kondisi geografis kita secara teknis masih banyak wilayah yang belum terjangkau sinyal internet," kata Sekretaris Disdik Kabupaten Bogor Atis Tardiana kepada Kompas.com di Cibinong, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Tidak Pakai Masker di Jabar Bisa Kena Denda hingga Sanksi Kurungan

Sejak Covid-19 melanda, keluarga yang tingkat ekonominya lemah terpaksa gigit jari karena tidak punya telepon seluler, apalagi jaringan internet untuk pembelajaran daring.

Menurut Atis, pihaknya masih harus menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka sampai ada putusan dari Gugus Tugas.

"Intinya tanggal 16 Juli 2020, Bupati mau memutuskan seperti apa. Kalau tetap daring, tentu ada kreatifitas sekolah agar tetap daring dan luring bisa dilakukan untuk yang enggak ada akses internet," ucap dia.

Baca juga: Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Regional
Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Regional
Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Regional
Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Regional
15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Regional
Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Regional
20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

Regional
Ini Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Sulut 2020

Ini Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Sulut 2020

Regional
'Ada yang Teriak Polisi Melindungi Penjual Miras, Spontan Warga Melempar'

"Ada yang Teriak Polisi Melindungi Penjual Miras, Spontan Warga Melempar"

Regional
KPU Tasikmalaya: Paslon Pilkada Diminta Kampanye Secara 'Online', atau Kena Sanksi

KPU Tasikmalaya: Paslon Pilkada Diminta Kampanye Secara "Online", atau Kena Sanksi

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Semarang Bakal Dihukum Menyapu Kuburan

Pelanggar Protokol Kesehatan di Semarang Bakal Dihukum Menyapu Kuburan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X