Kakek Pedofil yang Cabuli 4 Anak di Surabaya Ditangkap

Kompas.com - 10/07/2020, 21:07 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

KOMPAS.com - Seorang kakek berinisial IBR (56) di Surabaya ditangkap karena diduga mencabuli empat anak laki-laki dan perempuan di sebuah kawasan kuliner di Surabaya Utara.

Kejahatan seksual yang dilakukan IBR diduga terjadi sejak 2019.

Modusnya, IBR memberi iming-iming jajanan, es krim, hingga ponsel untuk korban.

"Awalnya saya bujuk, kemudian saya kasih handphone buat lihat YouTube," kata tersangka, seperti dilansir dari Surya.co.id.

Baca juga: Player PUBG Mobile Dipolisikan Atas Dugaan Penghinaan Agama

Setelah itu, IBR mulai melakukan aksi bejatnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, terbongkarnya kasus pedofilia itu bermula saat keluarga korban melaporkan kepada polisi.

"Korban ini sampai ketakutan kalau lihat tersangka. Kemudian ada perubahan fisik dan perilaku dari salah satu korban yang membuat curiga orangtuanya. Setelah ditanya, ternyata mengaku sudah dicabuli tersangka," kata Ganis, Jumat (10/7/2020).

Baca juga: Wali Kota Ambon Minta Warga Melapor Jika Biaya Rapid Test di Atas Rp 150.000

Dari penyelidikan, sudah ada empat korban yang berani melaporkan aksi tak senonoh pria paruh baya itu.

Diduga, masih ada korban lain yang menjadi keganasan predator anak ini.

"Kemungkinan masih ada korban lain. Masih kami dalami," ujar dia.

--------------------

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: "Polisi Bekuk Kakek Pedofil yang Cabuli 4 Anak di Surabaya Utara" (SURYA.CO.ID/FIRMAN RACHMANUDIN)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Berubah Seketika, Seorang Nelayan Tertinggal Saat Menyelam

Cuaca Berubah Seketika, Seorang Nelayan Tertinggal Saat Menyelam

Regional
Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Regional
Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Regional
Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Regional
Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Regional
Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Regional
Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Regional
Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Regional
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Regional
Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Regional
Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Regional
Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Regional
Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Regional
Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Regional
Ibu yang Digugat Anaknya soal Warisan: Saya Capek Jadi Ibu, Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Ibu yang Digugat Anaknya soal Warisan: Saya Capek Jadi Ibu, Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X