Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Kompas.com - 09/07/2020, 22:12 WIB
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat mengusap air matanya. Heroe menetaskan air mata terharu warga kampung Baciro menyambut dan memberikan semangat kepada tenaga medis yang datang ke persinggahan sementara di Pusdiklat Kemendagri. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAWakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat mengusap air matanya. Heroe menetaskan air mata terharu warga kampung Baciro menyambut dan memberikan semangat kepada tenaga medis yang datang ke persinggahan sementara di Pusdiklat Kemendagri.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Yogykarta akan menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 100.000 kepada warga yang kedapatan tidak memakai masker di tempat umum.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, ada beberapa opsi sanksi bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker di tempat umum.

"Ada beberapa sanksi misalnya teguran lisan atau teguran. Ada opsi terakhir sanksi denda Rp 100 ribu," ujar Wakil Walikota Yogyakarta, sekaligus ketua harian gugus tugas penanganan covid 19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Yogyakarta yang diterima Kompas.com, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ketua Harian Gugus Tugas penanganan Covid 19 Kota Yogyakarta ini menambahkan, sanksi tersebut akan diberlakukan bagi pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Bahkan, opsi terakhir ketika pelaku usaha masih membandel akan diberikan sanksi berupa pencabutan izin usaha.

Menurutnya, pemberian sanksi terhadap pelanggaran merupakan kewenangan pihak Satpol PP Yogyakarta.

"Mekanismenya ada di Satpol PP apakah cukup diberikan sanksi teguran atau hingga didenda," tegasnya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto mengungkapkan, dalam Perwal 51 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease-19 Pada Tatanan Normal Baru memang memuat beberapa sanksi.

Namun, kata Agus, pihaknya memilih untuk mengedepankan pendekatan yang humanis.

"Perwal memang memuat beberapa sanksi, tetapi kami masih menekankan upaya-upaya humanis," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Regional
Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Regional
Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx: Itu Murni Kritikan

Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx: Itu Murni Kritikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X