Tahanan Kabur dari Polsek di Palembang, Istri Selundupkan Gergaji Besi dan Dijemput Ponakan

Kompas.com - 09/07/2020, 15:10 WIB
ilustrasi penjara(Shutterstock) KOMPAS.COM/HANDOUTilustrasi penjara(Shutterstock)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Lima tahahan di Polsek Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan kabur dengan cara menjebol plafon menggunakan besi pada Rabu (8/7/2020) antara pukul 02.30 WIB hingga 03.30 WIB.

Lima orang yang kabur adalah Asril bin Johan (36) dan Ahmad Januar Ramadhan bin Hasan Hari Susanto (22) tahanan kasus narkoba.

Hidayat Saleh bin Ahmat (34) dan Muhammad Naufal Sakir bin Musi Erman (23) tahanan kasus pencurian berat. Serta Johani bin Tri Rajab (36) tahanan kasus pencabulan.

Baca juga: 5 Tahanan di Polsek Sukarami Palembang Kabur

Mereka berlima diketahui kabur saat petugas polsek melakukan pemeriksaan dan lima tahanan tersebut tak ada di dalam sel.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Kombes Pol Supriadi, kaburnya lima tahanan itu berawal saat NT istri dari Ahmad Januar menyelundupkan gergaji besi untuk suaminya saat membesuk.

Ia mengatakan NT saat ini diamankan polisi bersama dua orang lainnya yakni DV dan RB yang masih keluarga Amhad Januar.

DV berperan menjemput para tahanan yang jabur, sedangkan RB bertugas membeli gergaji yang diselundupkan NT ke dalam Sel.

Baca juga: 5 Tahanan Polsek Sukarami Palembang Kabur, Jebol Plafon, Dibantu Istri dan Keponakan

"NT ini memasukkan gergaji besi pada saat membesuk suaminya, dua sudah kita amankan,"kata Supriadi melalui pesan singkat.

"Ketiganya masih kita periksa, untuk dimintai keterangan. Lima tahanan kabur itu dibantu oleh istri sampai keponakan Ahmad Januar," ujarnya.

Setelah melakukan pengejaran, polisi berhasil mengamankan dua tahanan yang kabur yakni Naufal Syakir dan Ahmad Januar.

Baca juga: Kabur Lalu Tertabrak Mobil, Dua Maling Motor Langsung Diamuk Warga

Terkait tiga tahanan lagi yang masih kabur, Supriyadi mengimbau agar segera menyerahkan diri.

"Kami minta untuk mereka kooperatif, sebab kalau tidak maka akan kami tindak tegas karena tim gabungan dari Polda Sumsel, Polrestabes Palembang dan Polsek Sukarame akan terus mengejar tahanan yang kabur itu," tegasnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Aji YK Putra | Editor: Aprillia Ika), sripoku.com



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X