Cegah Penyebaran Covid-19 Meluas di Gontor, Ini Langkah Pemkab Ponorogo

Kompas.com - 08/07/2020, 07:03 WIB
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

PONOROGO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyusun strategi penanggulangan kasus positif Covid-19 di Pondok Gontor 2.

Strategi itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 seperti di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Magetan.

“Sedang kami susun rencananya. Semua sedang kami kaji karena semua putusan ada plus minusnya,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat dihubungi, Selasa (7/7/2020) malam.

Seorang santri di Pondok Gontor 2 Siman, Ponorogo, terkonfirmasi positif Covid-19.

Santri asal Kabupaten Sidoarjo itu terinfeksi Covid-19 setelah melakukan kontak erat dengan ayahnya yang lebih dulu positif corona.

Baca juga: 68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Akibatnya, sejumlah santri yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 itu akan menjalani tes swab.

Para santri itu akan diisolasi hingga hasil tes swab keluar. Pemkab Ponorogo juga menutup sementara akses masuk pesantren.

“Artinya yang dari dalam tidak boleh keluar dan yang dari luar tidak boleh masuk ke dalam kecuali urusan medis dan makanan. Kedua yang dianggap kontak dekat semua harus diisolasi,” kata Ipong.

Ipong meminta orangtua santri tidak panik. Saat ini, Pemkab Ponorogo dan pihak pondok pesantren fokus menangani kasus ini.

Ipong juga menyebut pihak pondok pesantren sangat kooperatif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X