Kompas.com - 06/07/2020, 11:03 WIB
Kampus ITB. KOMPAS.com/RENI SUSANTIKampus ITB.

BANDUNG, KOMPAS.com – Panitia Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Institut Teknologi Bandung (ITB) menyediakan masker medis bagi peserta dan panitia.

“Barangkali ada masker yang tertinggal, jadi kami sediakan masker medis,” ujar Koordinator pelaksana ujian di ITB Achmad Rochliadi saat dihubungi Senin (6/7/2020).

Achmad mengatakan, ITB sudah membuat panduan pelaksanaan UTBK. Panduan tersebut disosialisasikan melalui berbagai platform.

Baca juga: Ikut UTBK di ITS, Pemegang KIP Kuliah Jatim Gratis Rapid Test

Salah satu dari panduan tersebut membahas kewajiban mengenakan masker medis, menjaga jarak, dan lainnya.

Selain itu, saat memasuki lokasi ujian, peserta akan dicek suhu tubuh. Bahkan Gugus Tugas Jawa Barat akan melakukan rapid test kepada sebagian peserta UTBK.

“Sistemnya sampling. Pelaksanaannya sebelum dan sesudah UTBK,” tutur Achmad.

Jika hasil sampling rapid test reaktif, panitia dan dokter yang ditempatkan di lokasi ujian akan berkonsultasi dengan tim Satgas Covid-19. Kemudian membawanya ke pelayanan kesehatan terdekat.

Baca juga: UTBK Unpad Jatinangor, Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

UTBK ITB tahun ini diikuti 16.648 peserta. Terdiri dari 14.419 peserta umum dan 2.299 peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Dari jumlah itu, sekitar 500 peserta berasal dari luar Jawa Barat. Panitia tidak bisa menolak kepesertaan mereka untuk ujian di ITB. Karena ada yang sudah lama tinggal di Bandung.

“Mereka jauh-jauh hari sudah ada di Bandung. Selama mereka bisa membuktikan sudah lama ada di Bandung tidak apa-apa,” tutur dia.

Ketua Pelaksana Pusat UTBK ITB, Prof Jaka Sembiring mengatakan, UTBK ITB dilaksanakan di sejumlah lokasi. Yakni kampus ITB Ganesha, SMAN 1 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 3 Bandung, SMAN 4 Bandung, dan SMAN 5 Bandung.

UTBK 2020 di pusat UTBK ITB akan dilaksanakan 12 hari, yakni 5-14 Juli dan 20-21 Juli 2020. Karena terdapat pelaksajaan protocol kesehatan, peserta diwajibkan hadir 1 jam sebelum ujian dimulai.

Pada UTBK 2020 ini, hanya ada satu materi yang diujian, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.