Kompas.com - 06/07/2020, 05:55 WIB
Polisi Wanita turun menyambangi warga untuk melakukan pendekatan persuasif dan mengobati traumatik warga, pascabentrokan yang terjadi pada Senin (29/6/2020) di Desa Mompang Julu, Mandailing Natal. Akibat bentrokan warga dengan polisi yang diduga gara-gara pembagian BLT itu, sedikitnya enam personel polisi luka-luka, dua mobil dan satu sepeda motor hangus dibakar massa. handoutPolisi Wanita turun menyambangi warga untuk melakukan pendekatan persuasif dan mengobati traumatik warga, pascabentrokan yang terjadi pada Senin (29/6/2020) di Desa Mompang Julu, Mandailing Natal. Akibat bentrokan warga dengan polisi yang diduga gara-gara pembagian BLT itu, sedikitnya enam personel polisi luka-luka, dua mobil dan satu sepeda motor hangus dibakar massa.

MANDAILING NATAL, KOMPAS.com - Pascabentrokan yang terjadi di Desa Mompang Julu, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), hingga Minggu (5/7/2020), polisi sudah mengamankan sebanyak 17 warga.

Dari jumlah tersebut diketahui,.ada satu wanita dan dua warga yang masih dibawah umur (anak-anak).

Kepala Kepolisian Resor Madina AKBP Horas Tua Silalahi mengatakan, 17 orang yang diamankan itu semuanya merupakan warga Desa Mompang Julu. 14 orang laki-laki dewasa, satu wanita dewasa dan dua laki-laki masih dibawah umur (16 tahun).

Baca juga: Sisir Desa di Madina, Polisi Tak Temukan Satu Pun Laki-laki, Diduga Semua Melarikan Diri

"Tiga orang menyerahkan diri dengan datang langsung ke Polres. Sedangkan 14 orang lagi kita tangkap saat menelusuri Desa Mompang Julu di lokasi yang berbeda-beda. Dari jumlah itu, ada dua orang yang masih di bawah umur dan satu wanita dewasa," kata Kapolres sesuai siaran persnya yang disampaikan Paur Humas Bripka Yogi lewat pesan singkat kepada kompas.com, Minggu (5/7/2029).

Kapolres menjelaskan, 17 warga tersebut diduga melakukan tindak pidana dengan tuduhan secara bersama-sama melakukan perusakan, melawan perintah petugas dan menyebabkan luka dan menghasut orang untuk melakukan perbuatan pidana.

"Semuanya masih kita lakukan pemeriksaan dan untuk diduga pelaku lainnya kemungkinan bisa bertambah. Dan kita kepada yang terlibat agar menyerahkan diri," kata Kapolres.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Dengan turun langsung dan menemui masyarakat, Kapolres meminta kepada seluruh warga untuk tidak resah. Dan jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi, di mana pun di wilayah Madina.

"Jangan ada lagi yang mau diajak atau diprovokasi untuk ikut-ikut aksi, apalagi sampai menutup jalan dan bertindak anarkis. Silahkan masyarakat kembali beraktifitas seperti biasa," imbau Kapolres.

Jumat (03/07/2020), sebanyak 70 personel dari Polres Madina, Ditreskrimum dan Batalyon C Brimob Polda Sumut turun ke Desa Mompang Julu untuk melakukan penangkapan terhadap warga yang terlibat. Namun, saat tiba di desa itu, petugas tidak menemukan satu pun laki-laki. Dan diduga sudah melarikan diri. Mereka bersembunyi di sekitar bukit-bukit yang berada tidak jauh dari desa tersebut.

"Ini kami bersama Pak Kapolres Madina, Wadir Krimum Polda Sumut dan Brimob sedang turun ke lokasi untuk melakukan penangkapan.Dan kami tidak ada menemukan satu pun laki-laki di kampung ini," kata Kepala Urusan Humas Polres Madina Bripka Yogi.

Baca juga: Pasca-Bentrok Madina, Polisi Sisir Desa Mompang Julu, Rumah Kepala Desa Dirusak Massa

Dua kali aksi massa

Sebelumnya, selain aksi protes warga gara-gara pembagian BLT yang berujung bentrokan dengan polisi pada Senin (29/06/2020), akibatnya enam personel polisi luka-luka, dua mobil dan satu sepeda motor hangus dibakar massa.

Aksi kedua juga terjadi pada Kamis (02/07/2020), warga kembali memblokade jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Aksi kedua dipicu, karena mereka tidak terima ada tiga warga mereka yang ditangkap pascabentrokan.

Jalan nasional kembali lumpuh total selama delapan jam dan akhirnya dibuka, Kamis (02/07/2020) pukul 18.30 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X