Tersesat Saat Berburu di Hutan Wania Papua, Pria Ini Ditemukan dalam Keadaan Lemas

Kompas.com - 04/07/2020, 20:06 WIB
Syarif (tengah) yang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan di Hutan Wania, Sabtu (4/7/2020) HUMAS SAR TIMIKASyarif (tengah) yang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan di Hutan Wania, Sabtu (4/7/2020)

TIMIKA, KOMPAS.com - Syarif, pria berusia 30 tahun yang dilaporkan hilang di Hutan Wania, Mimika, Papua, berhasil ditemukan, Sabtu (4/7/2020) sore.

Saat ditemukan, Syarif dalam keadaan lemas karena kelelahan mencari jalan keluar hutan.

Baca juga: Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury mengatakan, penemuan itu bermula ketika tim pencari meneriakkan nama Syarif.

Syarif pun membalas teriakan itu.

Tim pencari menelusuri asal suara tersebut dan menemukan Syarif dalam keadaan lemas. 

Kepada tim pencari, Syarif mengaku memakan biji buah anggrek untuk bertahan.

Korban pun telah diserahkan kepada keluarga untuk mendapatkan perawatan.

"Dengan ditemukan korban, maka operasi SAR diusulkan ditutup," kata Monce dalam keterangan tertulisnya.

Tersesat saat berburu

Syarif dilaporkan hilang di Hutan Wania Kilometer 9 pada Jumat (3/7/2020) sore.

Baca juga: Potret Ketimpangan Pembangunan di Papua, Beras 10 Kg Seharga Rp 2 Juta

Saudara Syarif, Nabila melaporkan kejadian itu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Mimika.

Syarif dilaporkan pergi berburu ke Hutan Wania Kilometer 9, tepatnya di depan Pesantren Hidayatullah Timika pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIT.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
'Agustusan' Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

"Agustusan" Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

Regional
Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Regional
Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Regional
Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X