Wanita yang Bermain Tiktok di Jembatan Suramadu Diburu, Polisi: Harus Minta Maaf

Kompas.com - 03/07/2020, 19:52 WIB
capture video tiktok 3 perempuan menari India di Jembatan Suramadu. KOMPAS.COM/A. FAIZALcapture video tiktok 3 perempuan menari India di Jembatan Suramadu.

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi memburu tiga perempuan yang berjoget di Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Aktivitas itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial Tiktok.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Achmad Faisol Amir meminta seluruh pihak dalam pembuatan video itu meminta maaf.

Baca juga: Viral, Video TikTok 3 Wanita di Jembatan Suramadu, Polisi: Jelas Membahayakan

Hal itu, kata dia, akan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tak sembarangan berhenti di tengah Jembatan Suramadu.

"Dari rekaman CCTV di sekitar jembatan Suramadu, kami akan selidiki siapa yang membuat video dimaksud, dan meminta mereka minta maaf kepada masyarakat," jata Faisol di Mapolres Tanjung Perak Surabaya, Jumat (3/7/2020).

Faisol menegaskan, berhenti di tengah Jembatan Suramadu merupakan tindakan melanggar lalu lintas.

Sebab, ada banyak rambu dilarang berhenti di sepanjang Jembatan Suramadu.

Baca juga: Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Disebut Penuh, Risma: Data Kami Tidak Begitu

"Tapi memang masih banyak pengendara yang berhenti di tengah jembatan untuk berfoto dan merekam video," jelasnya.

Polres Tanjung Perak Surabaya akan mengintensifkan patroli di tengah Jembatan Suramadu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X