Viral, Video TikTok 3 Wanita di Jembatan Suramadu, Polisi: Jelas Membahayakan

Kompas.com - 03/07/2020, 13:42 WIB
capture video tiktok 3 perempuan menari India di Jembatan Suramadu. KOMPAS.COM/A. FAIZALcapture video tiktok 3 perempuan menari India di Jembatan Suramadu.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Aksi 3 wanita yang nekat membuat video TikTok di Jembatan Suramadu, Jawa Timur, mendapat kecaman dari warganet.

Pasalnya, aksi tersebut dianggap dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Menanggapi video yang viral tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Budi Indra Dermawan mengaku sudah melakukan pengamatan.

Menurutnya, video tersebut diambil saat polisi sedang tidak melakukan patroli.

Aksi nekat yang dilakukan warga tersebut, kata dia, juga tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun.

Baca juga: Viral, Video Aksi Berbahaya 3 Wanita Bermain TikTok Tari India di Jembatan Suramadu

Sebab, selain membahayakan pengguna jalan, di kawasan tersebut sudah ada petunjuk larangan berhenti.

"Aksi ibu-ibu itu jelas membahayakan," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020) malam.

Seperti diketahui, video rekaman yang memperlihatkan aksi nekat 3 perempuan saat membuat video TikTok di jembatan Suramadu viral di media sosial.

Salah satu akun Twitter yang mengunggahnya adalah @hesti_rya.

Dalam postingannya itu dituliskan keterangan "Rek Ibukmu Kongkonen Muleh Timbang Disrempet Truk Dek Kono Iku" (rek ibumu suruh pulang, daripada ditabrak truk di sana).

Baca juga: Gara-gara Rokok Tertukar, Tetangga Dibacok hingga Tewas

Sementara dalam video tersebut memang terlihat tiga orang perempuan dengan mengenakan pakaian serba kuning menari sambil diiringi lagu india di ruas jalan Jembatan Suramadu.

Dari penelusuran Kompas.com, video itu diketahui milik akun TikTok @naylaraisa2003 yang diunggah dua hari lalu.

Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor : David Oliver Purba



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Undang Kiai Sepuh Diskusi Covid-19 Ternyata Berujung Politis, PCNU: Itu Tak Menghargai

Undang Kiai Sepuh Diskusi Covid-19 Ternyata Berujung Politis, PCNU: Itu Tak Menghargai

Regional
Bocah Kelas V SD Tenggelam di Wisata Pemandian Bali

Bocah Kelas V SD Tenggelam di Wisata Pemandian Bali

Regional
Identitas 11 Korban Tanah Longsor di Tarakan

Identitas 11 Korban Tanah Longsor di Tarakan

Regional
Uang Palsu Setengah Miliar Diamankan dari 3 Kakek Komplotan Pengedar

Uang Palsu Setengah Miliar Diamankan dari 3 Kakek Komplotan Pengedar

Regional
Silaturahim Akbar Batal Digelar di Surabaya, Polisi: Acara KAMI Tidak Memiliki Izin

Silaturahim Akbar Batal Digelar di Surabaya, Polisi: Acara KAMI Tidak Memiliki Izin

Regional
Batam Sediakan Isolasi Kelas VIP dengan Tarif Rp 800.000 Per Malam

Batam Sediakan Isolasi Kelas VIP dengan Tarif Rp 800.000 Per Malam

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, Santri di Banyumas Disanksi Bersihkan Kamar Mandi

Langgar Protokol Kesehatan, Santri di Banyumas Disanksi Bersihkan Kamar Mandi

Regional
Bayi Kembar 10 Bulan Jadi Korban Tanah Longsor di Kota Tarakan

Bayi Kembar 10 Bulan Jadi Korban Tanah Longsor di Kota Tarakan

Regional
Soal Penanganan Covid-19 di Jateng, Ganjar: Sudah Tidak Ada Zona Merah

Soal Penanganan Covid-19 di Jateng, Ganjar: Sudah Tidak Ada Zona Merah

Regional
Gedung Diblokade Massa, Silaturahim KAMI yang Dihadiri Gatot Nurmantyo Batal Digelar

Gedung Diblokade Massa, Silaturahim KAMI yang Dihadiri Gatot Nurmantyo Batal Digelar

Regional
Seorang Pria Tewas Setelah Terpeleset di Lokasi Air Terjun

Seorang Pria Tewas Setelah Terpeleset di Lokasi Air Terjun

Regional
Tanah Longsor di 4 Titik Kota Tarakan, 11 Orang Tewas

Tanah Longsor di 4 Titik Kota Tarakan, 11 Orang Tewas

Regional
Usai Bunuh Bocah 10 Tahun, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Korban di Kebun

Usai Bunuh Bocah 10 Tahun, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Korban di Kebun

Regional
Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Regional
Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X