Covid-19 Terus Melonjak di Sumsel, PSBB Palembang Diusulkan Lagi

Kompas.com - 01/07/2020, 05:48 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan (Sumsel) akan kembali mengusulkan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang.

Hal tersebut lantaran sampai saat ini kasus corona terus mengalami lonjakan.

Seperti diketahui, dari total 2.023 kasus positif Covid-19 di Sumsel pada Senin (29/6/2020) kemarin, Palembang merupakan wilayah tertinggi dengan total kasus mencapai 1.349.

Baca juga: Polemik Rhoma Irama di Bogor, Ini Pasal dan Sanksi yang Diatur

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Iche Andriyani Liberty mengatakan, terdapat tambahan pasien baru sebanyak 26 orang yang positif terpapar virus corona.

Penambahan tersebut terjadi di Kota Palembang 12 orang; Banyuasin 6 orang; dan Musi Banyuasin 4 orang.

Kemudian, PALI 1 orang; Lubuk Linggau 2 orang; dan Muara Enim 1 orang.

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 saat ini berjumlah 2.049 orang pada Selasa (30/6/2020).

Iche pun mengakui bahwa lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Sumsel, lantaran aktivitas yang kembali dibuka pasca selesainya pelaksanaan PSBB di Kota Palembang.

"Ketika PSBB angka penularan kita (RT) sempat 0,99 di bawah 1. Namun, setelah PSBB naik lagi dan sekarang masih di atas 1," kata Iche dalam konfrensi pers yang disiarkan secara lagnsung.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 Juni 2020

Menurut Iche, setelah PSBB dihentikan, protokol kesehatan yang diterapkan masyarakat mulai kendor, sehingga penularan Covid-19 terus terjadi.

"PSBB akan diusulkan kembali,  kalau lonjakan kasus kembali terjadi, solusinya hanya PSBB," kata Iche.

Sementara itu, Iche membantah informasi yang menyebut bahwa Palembang sebelumnya sempat disebut sebagai zona oranye dan dianggap sebagai wilayah risiko sedang penyebaran Covid-19.

"Palembaang belum pernah berubah untuk zona. Sampai sekarang masih merah. Pada 26 Juni kemarin, angka RT-nya masih 1,02 Itu berdasarkan perhitungan 15 indikator yang dikelompokkan berdasarkan skor," kata dia.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh di Sumsel bertambah sebanyak 7 orang. Sehingga total pasien yang sembuh pada hari ini mencapai 1.032 orang.

Sedangkan pasien meninggal juga bertambah 4 orang dan totalnya mencapai 90 orang. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Regional
Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X