80 Persen Pasien Positif Virus Corona di Kalbar Sudah Sembuh

Kompas.com - 29/06/2020, 19:58 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menyebut formulasi kecukupan gizi untuk pasien corona dengan memberi madu dicampur teh panas sebanyak 3 kali sehari. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menyebut formulasi kecukupan gizi untuk pasien corona dengan memberi madu dicampur teh panas sebanyak 3 kali sehari.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menyebut, saat ini tingkat kesembuhan pasien positif corona atau Covid-19 telah mencapai 80 persen.

Artinya, sebanyak 321 kasus virus corona yang tercatat hingga Senin (29/6/2020) pukul 07.00 WIB, terdapat 289 orang telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan swab tenggorokan sebanyak dua kali.

“Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Kalbar semakin bertambah jadi 259 orang atau sekitar 80 persen,” kata Harisson, Senin.

Baca juga: Rahasia Tingginya Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kalbar: Madu Campur Teh Panas

Berdasarkan kelompok usia, pasien positif terbanyak berada di rentang umur 35 sampai 39 tahun, yakni sebanyak 15,6 persen.

Kemudian disusul kelompok umur 30-34 tahun sebanyak 12,5 persen, dan umur 25-29 tahun sebanyak 10,9 persen.

“Sebagian besar pasien positif ini berstatus orang tanpa gejala (OTG),” ucap Harisson.

Kendati terjadi peningkatan pasien sembuh yang cukup signifikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tetap memperpanjang status tanggap darurat pandemi global virus corona sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Kesalnya Wali Kota Pontianak Lihat Banyak Pesepeda Abai Protokol Kesehatan

Sekretaris Daerah Kalbar Al Leysandri mengatakan, alasan memperpanjang status tanggap darurat tersebut, salah satunya karena disiplin masyarakat dalam memahami new normal atau kenormalan baru masih rendah.

“Pemahaman new normal belum begitu tersampaikan dengan baik di masyarakat, maka kita perpanjang status tanggap darurat,” kata Leysandri usai Rapat Koordinasi Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid-19, di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (29/6/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X