Napi Baru Lapas Wanita Gowa Dititipkan ke Rutan Makassar

Kompas.com - 25/06/2020, 15:35 WIB
Kepala Rutan Kelas 1 Makassar Sulistyadi saat menghadiri rapat mengenai mekanisme penerimaan tahanan baru di Rutan Makassar, Rabu (24/6/2020). Dok Humas Rutan Kelas 1 MakassarKepala Rutan Kelas 1 Makassar Sulistyadi saat menghadiri rapat mengenai mekanisme penerimaan tahanan baru di Rutan Makassar, Rabu (24/6/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Narapidana baru yang akan menempati Lapas Wanita Kelas IIA Bollangi, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dititipkan sementara ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar.

Kepala Rutan Kelas 1 Makassar Sulistyadi mengatakan, narapidana yang akan memasuki rutan telah menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif.

"Tahanan yang diterima di rutan telah menjalani serangkaian protokol Covid-19 dari pihak kejaksaan dengan melakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif," kata Sulistyadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Semangat Dokter Hisbullah Rawat Pasien Covid-19 di Makassar walau Tak Digaji

Selain napi perempuan, lanjutnya, hal yang sama juga berlaku bagi narapidana tindak pidana umum yang akan masuk ke rutan.

Namun, kata dia, pihaknya membatasi jumlah tahanan baru yang ingin masuk di rutan.

"Untuk siklus 14 hari pertama, Rutan Makassar hanya menerima tahanan baru pengadilan maksimal 70 orang untuk alokasi tiga kamar isolasi yang telah disiapkan khusus di blok Syech Yusuf," ujar Sulistyadi. 

Dia menambahkan, narapidana akan dikembalikan setelah kondisi lapas steril dari virus corona.

Baca juga: Kasus Covid–19 Masih Tinggi, Gubernur Sulsel Ganti Pj Wali Kota Makassar

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Makassar Darmansyah menambahkan, telah menyiapkan tiga kamar khusus sebagai tempat karantina bagi tahanan yang baru masuk.

Satu kamar tersebut, kata Sulistyadi, bisa menampung 30 hingga 40 orang.

"Lokasinya juga mudah diakses karena berdekatan dengan pintu masuk," ucap Darmansyah.

Agar para tahanan yang ingin masuk benar-benar steril dari Covid-19, petugas medis dengan APD lengkap kembali memeriksa para tahanan.

"Lewat gedung 2, tahanan sudah dinyatakan clear baru bisa langsung masuk ruang isolasi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X