Kasus Covid–19 Masih Tinggi, Gubernur Sulsel Ganti Pj Wali Kota Makassar

Kompas.com - 25/06/2020, 09:43 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah melantik dan mengambil sumpah Prof Yusran Jusuf sebagai PJ Wali Kota Makassar di Ruang Sipakalebbi, Balaikota Makassar, Jalan A Yani, Makassar, Rabu (13/5/2020). Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah melantik dan mengambil sumpah Prof Yusran Jusuf sebagai PJ Wali Kota Makassar di Ruang Sipakalebbi, Balaikota Makassar, Jalan A Yani, Makassar, Rabu (13/5/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Tingginya kasus Covid–19 menyebabkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengganti Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Yusran Yusuf.

Rencananya, penggantian Pj Wali Kota Makassar akan dilakukan besok, Jumat (26/4/2020).

Nurdin Abdullah belum mengungkapkan siapa pengganti Yusran Yusuf.

“Sabar saja, jelas yang terbaik. Insya Allah hari Jumat ini,” kata Nurdin Abdullah saat ditemui wartawan di rumah jabatannya, Rabu (25/6/2020) malam.

Baca juga: Masa Jabatan Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb Berakhir, Penggantinya Prof Yusran

Dia berharap, penganti Yusran Yusuf bisa memberikan kontribusi dalam menekan kasus Covid-19 di Kota Makassar.

Dirinya membutuhkan sinegri dengan Pj Wali Kota Makassar yang kini di bawah kendali Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Mendagri dan meminta pandangan tentang kondisi Makassar yang terus naik, kondisi masyarakat yang seperti ini,” tuturnya.

Nurdin Abdullah mengungkapkan, peran Pj Wali Kota berperan penting menekan kasus corona di Makassar.

“Dibutuhkan bersatu padu betul-betul untuk memutus mata rantai penularan. Karena pandemi di Sulsel selesai persoalan Covid-19 di Makassar 80 persen, makanya Pj Wali Kota ini sangat penting. Terus terang, saya sudah membuat skenario-skenario untuk selesaikan Makassar dengan baik. Kemudian kita berlanjut ke daerah-daerah lainnya di Sulsel,” ungkapnya.

Baca juga: Kisah Dokter di Makassar Sukarela Rawat Pasien Corona, Andalkan Dermawan,Tak Bisa Bayar Listrik

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan SK Penggantian Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kepada Yusran Yusuf.

Yusran sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Iqbal Suhaeb digantikan berdasarkan SK yang berlaku tertanggal 13 Mei 2020, setelah dirinya menjalankan roda pemerintahan selama setahun sebagai Pj Wali Kota Makassar.

Selanjutnya, Iqbal kembali ke posisi sebelumnya sebagai staf ahli di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Yusran Yusuf menjabat Pj Wali Kota Makassar atas usulan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X