Pengelola Wisata di Semarang Tunggu Surat Rekomendasi dari Gugus Tugas

Kompas.com - 24/06/2020, 09:46 WIB
Lawang Sewu Semarang KOMPAS.com/RISKA FARASONALIALawang Sewu Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah pengelola destinasi wisata andalan di Kota Semarang, Jawa Tengah, menunggu surat rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait kebijakan dibukanya kembali bagi masyarakat umum.

Sebelumnya, kelonggaran di sektor pariwisata tersebut diberikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyusul diperpanjangnya pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) tahap keempat pada 22 Juni hingga 5 Juli mendatang.

"Untuk sementara ini kami belum buka karena sedang menunggu surat rekomendasi dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang," kata General Manager wisata Sam Poo Kong Anandita Rinaldie saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Dianggap Langgar Netralitas ASN, Sekda Kabupaten Semarang Disanksi

Anandita menuturkan, selama menunggu proses rekomendasi tersebut, pihaknya tengah mempersiapkan pembukaan obyek wisata kelenteng bersejarah ini sesuai dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Penerapan protokol kesehatan yakni menyemprot cairan disinfektan secara berkala, mendirikan posko kesehatan, hingga perlengkapan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh karyawan.

"Kami sedang proses mendapatkan surat, tentunya ada syarat yang perlu kami penuhi yaitu standar dari prosedur kesehatan," ungkapnya.

Baca juga: Sepedanya yang Berusia 38 Tahun Hilang, Nenek di Semarang Menangis: Beli Nyicil untuk Jualan Sayur

Hal senada dikatakan Manager Museum Lawang Sewu dan Indonesia Railway Museum Trisna Cahyani.

Trisna mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan pembukaan objek wisata dari jajaran KA Pariwisata.

"Lawang Sewu belum buka. Keputusan buka baru akan ditentukan hari ini dalam rapat jajaran BOD PT KA Pariwisata," ungkapnya.

Trisna menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatiannya yakni penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan dan pengelola Lawang Sewu itu sendiri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X