Klaster Penularan Lokal Pertama di Aceh, 13 Anggota Keluarga Positif Covid-19

Kompas.com - 19/06/2020, 06:07 WIB
Uji swab dilakukan terhadap sebuah keluarga di Aceh dan orang-orang yang berkontak dengan keluarga tersebut. Hidayatullah/BBC IndonesiaUji swab dilakukan terhadap sebuah keluarga di Aceh dan orang-orang yang berkontak dengan keluarga tersebut.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebuah keluarga yang terdiri dari tujuh orang menjadi klaster penularan lokal Covid-19 pertama di Aceh.

Selain tujuh anggota keluarga tersebut, dari penelusuran kontak di Aceh hingga Rabu (17/6/2020), terdata ada enam orang lain yang dinyatakan positif terjangkit.

IDI Aceh menyoal, transmisi lokal ini mungkin bukanlah yang pertama, tapi baru kali ini ada kasus-kasus yang terbukti secara sah.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Juni 2020

Sebelumnya, pada awal April 2020, IDI Aceh memprediksi transmisi lokal di provinsi itu hanya tinggal menunggu waktu. Prediksi ini berdasarkan budaya dan perilaku masyarakat Aceh yang dinilai 'kurang patuh' dalam menjaga kesehatan.

Namun pemerintah provinsi Aceh menilai masyarakat sudah patuh pada protokol Covid-19 dan sudah melakukan pencegahan mandiri. Di sisi lain, pemprov Aceh juga tengah 'menggencarkan rapid test'.

Baca juga: Kasus Dokter Minta Pasien Buka Celana di Aceh Timur, Diklaim Sesuai Prosedur, Dilaporkan ke Polisi

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak berpergian, tak bergejala

Uji swab dilakukan untuk memeriksa kemungkinan orang-orang dekat keluarga MS terjangkit Covid-19 Hidayatullah/BBC Indonesia Uji swab dilakukan untuk memeriksa kemungkinan orang-orang dekat keluarga MS terjangkit Covid-19
Berawal dari rapid test yang dilakukan di kantor sang istri, MS (42), istrinya (DL), anak, dan kerabatnya dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Mereka mengaku tak pernah bepergian dalam jangka waktu 14 hari ke belakang, sebelum DL ikut rapid test.

"Pada 6 Juni istri mengikuti rapid tes di kantornya dengan hasil reaktif, kemudian kami berdua melakukan uji swab dan hasilnya positif. Baru pada 10 Juni kami secara kooperatif datang ke rumah sakit untuk menjalani isolasi," tutur MS kepada BBC News Indonesia.

Setelah MS dan DL dinyatakan positif, secara berangsur lima anggota keluarga terjangkit yakni YI (13), MH (14), JH (16), SH (63), dan SH (45) warga Kabupaten Aceh Utara.

Baca juga: Kasus Transmisi Lokal Covid-19 di Bali Capai 59 Persen, Meningkat Sejak Awal Juni

Mereka terbukti positif Covid-19 usai dilakukan uji swab pada 28 orang yang kemungkinan berkontak.

MS dan keluarganya dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Kota Lhokseumawe, Aceh. Berulang kali MS yang telah lebih dari sepekan dirawat mengunggah video kondisi kesehatannya ke akun media sosial.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X