Mentan: Hanya 1.000 Telur Infertil yang Dilepas, Tapi Seakan Goncang Seluruhnya

Kompas.com - 16/06/2020, 18:49 WIB
Menteri Pertanian Syamsul Yasin Limpo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri acara di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/6/2020). Humas Pemprov JabarMenteri Pertanian Syamsul Yasin Limpo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri acara di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/6/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menanggapi soal peredaran telur tetas (hatched egg/HE) yang ditemukan beredar di sejumlah pasar.

Menurut Syahrul, pihaknya akan terus menelusuri peredaran telur HE dari hulu ke hilir.

"Yang ditemukan kita harus tindak tegas. Kedua, penemuan itu harus dilakukan pemusnahan sampai di mana titik ditemukan. Kita nggak boleh setengah-setengah menghadapi," kata Syahrul saat ditemui di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/6/2020).

Telur HE sendiri umumnya berasal dari perusahaan-perusahaan pembibitan (breeding) ayam broiler atau ayam pedaging.

Baca juga: Soal Telur Infertil di Pasar Tasikmalaya, Ini Imbauan Polisi untuk Konsumen

 

Telur HE merupakan telur infertil atau telur yang tidak bisa ditetaskan menjadi anakan ayam atau DOC (day old chicken).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain dari telur infertil, telur HE bisa berasal dari telur fertil atau telur tertunas. Telur tersebut sengaja tak ditetaskan perusahaan penetasan. Alasannya antara lain suplai DOC yang sudah terlalu banyak, sehingga biaya menentaskan telur lebih mahal daripada harga DOC.

Ia menyebut, saat ini penyebaran telur itu belum terlalu banyak. Kendati begitu, ia mengaku bekerja sama dengan jajaran kepolisian untuk mencari tahu pola penyebaran telur tersebut.

"Bukan tidak ada, hanya 100 atau 1.000 yang dilepas tapi seakan goncang seluruhnya. Tapi itu tetap jadi pesan bagi kita. Bagi saya kalau salah tetap ditindak. Banyak juga setelah kita teliti laporan itu ternyata adalah modus, bukan yang sebenarnya. Ada terjadi di satu tempat saya nggak bisa sebut, kami kejar terus dengan kepolisian ternyata bukan (telur infertil), bukan sesuatu. Ada target tertentu untuk menyampaikan sesuatu di situ," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum mendapat laporan soal peredaran telur infertil di Jawa Barat. Meski begitu, ia akan tetap meminta jajarannya untuk mengawasi dengan memeriksa kualitas bahan pangan lewat laboratorium mini di sejumlah pasar.

"Kita mengerjasamakan dengan kepolisian dan TNI terkait keamanan pangan. Karena di Jabar ini penduduknya paling banyak, 50 juta penduduk yang makan dengan pangan yang harus kita jaga keamanannya. Kita ada mini laboratorium di pasar untuk mengecek kualitas pangan membedakan daging celeng dengan daging sapi termasuk telur infertil kita kondisikan," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.