TikTok Tari Ular Berujung ke Meja Majelis Etik, Dilakukan Pejabat Bondowoso Bersama Perempuan

Kompas.com - 16/06/2020, 10:19 WIB
screenshot video tik tok pejabat dinas Pemkab Bondowoso yang menjadi soroatan warga   screenshot/Kompas.comscreenshot video tik tok pejabat dinas Pemkab Bondowoso yang menjadi soroatan warga

KOMPAS.com- Video Tiktok seorang pejabat di Kabupaten Bondowoso bersama seorang perempuan yang viral ternyata berbuntut panjang.

Majelis etik setempat pun turun tangan mengusut dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Bondowoso bernama Harry Patriantono itu.

Baca juga: Pejabat Bondowoso Tiktok Tarian Ular dengan Perempuan di Atas Meja: Khilafnya Saya

TikTok tarian ular di atas meja

Ilustrasi tiktok
TechSpot Ilustrasi tiktok
Harry sebelumnya membuat video TikTok bersama perempuan, Mereka menarikan tarian ular.

Harry terlihat berdiri di atas meja dengan memperagakan meniup seruling khas India.

Sedangkan perempuan yang diketahui sebagai temannya itu di bawah meja sambil menari-nari.

Dalam video selanjutnya, Harry duduk di atas meja sambil mengangkat kakinya, sementara perempuan itu berjoget sambil berdiri di atas meja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mobilnya Jatuh ke Jurang, Pria Ini Malah Temukan Mayat yang Hilang sejak 2 Bulan Lalu

 

ilustrasi TikTokreuters.com ilustrasi TikTok
Tegaskan tak mesum

Harry mengakui ada kekhilafan terkait video viral tersebut.

Namun dia menegaskan sama sekali tidak melakukan adegan mesum.

Menurutnya, video dibuat hanya sekadar untuk hiburan semata.

"Saya tidak dalam keadaan mesum, tidak berangkulan, cuma buat TikTok saja," kata dia, Jumat (12/6/2020).

Dia pun mengakui seharusnya sebagai pejabat memberikan contoh yang baik.

"Karena saya sebagai seorang pejabat, di mana saya harus jadi contoh, di situlah khilafnya saya, salahnya saya," kata dia.

Baca juga: Sebelum Meninggal karena Covid-19, Dokter Ini Sempat Bagikan Catatan: Jangan Curigai Kami Mengada-ada dengan Corona

Majelis etik kumpulkan barang bukti

ilustrasi TikTokreuters.com ilustrasi TikTok
Kini majelis etik yang terdiri dari bupati, wabup, sekda, badan kepegawaian daerah (BKD) dan inspektorat tengah memproses kasus tersebut.

Adapun video kepala dinas tersebut masuk kode etik ASN yang diatur dalam PP 54 tahun 2004.

Mereka telah mengumpulkan beberapa bukti, seperti video viral dan sejumlah pemberitaan.

Plt Kepala Inspektorat Bondowoso Agus Suripno mengatakan kasus tersebut masih ranah majelis etik.

“Kami tidak melakukan pemanggilan pada Pak Harry,” kata Agus kepada Kompas.com saat ditemui di kantornya, Senin (15/6/2020).

Pihaknya masih menunggu hasil keputusan majelis etik.

Jika memang ada pelanggaran disiplin, majelis etik siap memberi sanksi.

"Kecuali nanti tentang disiplin PNS itu ranah Inspektorat. Sekarang ranahnya majelis kode etik,” ucap dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Jember, Bagus Supriadi | Editor: Robertus Belarminus, David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.