Kompas.com - 11/06/2020, 16:41 WIB
Camat Gresik kota Purnomo (kiri) saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (11/6/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHCamat Gresik kota Purnomo (kiri) saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (11/6/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Temuan adanya pasien positif virus corona (Covid-19), membuat para pemangku kebijakan setempat memutuskan untuk menutup sementara Pasar Krempyeng Gresik, yang terletak di Jalan Gubernur Suryo, Gresik.

Camat Gresik Kota Purnomo menuturkan, langkah penutupan Pasar Krempyeng ini sesuai dengan arahan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik, guna mencegah meluasnya paparan virus corona.

Meski sebelum dilakukan penutupan mulai hari ini, para pedagang lebih dulu diberi kesempatan untuk mengeluarkan barang dagangan dari stan mereka.

Baca juga: Jadi Lokasi Penyebaran Virus Corona, Satu Puskesmas di Palangkaraya Ditutup

"Sosialisasi kepada para pedagang dulu, bahwa di pasar ini ada yang terkonfirmasi positif. Dari data yang kami terima, ada sepuluh, baik itu pedagang maupun pembeli. Jadi, untuk sementara, pasar ini akan ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Purnomo, saat ditemui awak media di lokasi, Kamis (11/6/2020).

Namun, sebelum resmi dilakukan penutupan pada hari ini, para pedagang pasar yang berjumlah sekitar 50 hingga 55 orang diberi kesempatan untuk mengeluarkan barang dagangannya dari stan mereka.

Setelah itu seluruh area pasar disemprot cairan desinfektan dan ditutup untuk sementara waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena masih ada barang-barang yang perlu diselamatkan agar tidak menimbulkan kerugian besar. Tapi, kami tetap mengutamakan kesehatan masyarakat untuk pencegahan Covid-19 ini biar tidak tertular kepada yang lain. Karena pasar ini sebagai jujugan, baik penjual maupun pembeli berkumpul di sini," ucap dia.

Purnomo menambahkan, para pedagang yang mendapat sosialisasi adanya temuan sepuluh kasus positif Covid-19 di Pasar Krempyeng, cukup memahami situasi tersebut dan patuh untuk menutup stan mereka sementara waktu sesuai instruksi yang diberikan lebih lanjut.

"Kami akan mendata pedagang yang ada di sini, nanti akan kami ajukan ke kabupaten, sekiranya nanti membantu setidaknya sembako untuk membantu pedagang yang ada di sini, karena mereka tidak bisa berjualan," kata Purnomo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X