Marak Penjemputan Paksa Pasien Covid-19 yang Diisolasi dalam Hotel di Makassar

Kompas.com - 10/06/2020, 18:21 WIB
Massa yang hendak menjemput keluarganya yang menjalani karantina di Hotel Grand Palace Jl Tentara Makassar, Rabu (10/6/2020). IstimewaMassa yang hendak menjemput keluarganya yang menjalani karantina di Hotel Grand Palace Jl Tentara Makassar, Rabu (10/6/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com –Sejumlah orang mendatangi Hotel Grand Palace di Jalan Tentara Pelajar, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (10/6/2020) sekitar 14.10 Wita.

Mereka memaksa agar empat anggota keluarganya yang menjalani isolasi di hotel tersebut karena terjangkit virus corona dipulangkan.

Upaya sejumlah orang tersebut untuk memulangkan secara paksa pasien Covid-19 dapat ditahan sejumlah polisi dan anggota TNI yang berjaga.

Baca juga: Polisi Tangkap 10 Perusak Kantor Lurah yang Ingin Pulangkan Pasien Covid-19 di Makassar

Massa mulai meninggalkan hotel setelah petugas memberikan penjelasan soal kondisi pasien yang sedang diisolasi.

Aksi jemput paksa pasien Covid-19 di Makassar yang sedang menjalani isolasi di hotel bukan kali pertama.

Sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di Hotel Remcy dan Hotel Harper yang juga jadi tempat isolasi pasien positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan Husni membenarkan telah terjadi beberapa upaya penjemputan paksa pasien yang sedang menjalani isolasi dalam hotel di Makassar.

Baca juga: Kasus Ambil Paksa Jenazah PDP di Makassar, 10 Orang Ditetapkan Tersangka, Terancam 7 Tahun Penjara

Hanya saja, dia memastikan tidak ada pasien yang dibawa keluarganya setelah ada upaya penjemputan paksa.

"Mereka batal menjemput paksa keluarganya yang masih menjalani karantina. Tim Gugus Tugas memberikan penjelasan juga, lalu mereka membubarkan diri,” kata Husni saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Sedangkan pasien yang menjalani isolasi di Hotel Harper, memang dipulangkan setelah ada sejumlah orang datang.

Namun, pasien itu memang sudah saatnya dipulangkan.

“Kalau pasien yang dikarantina di Hotel Harper itu, memang sudah mau dikeluarkan dan bersamaan pihak keluarganya menjemputnya. Apalagi, massa itu sudah membawa surat keterangan dari keterangan dari pemerintah setempat,” tuturnya.

Baca juga: 5 Pelaku yang Ambil Paksa Jenazah PDP di Makassar Reaktif Rapid Test

Husni juga menjelaskan, orang yang menjalani isolasi dalam sejumlah hotel di Makassar adalah pasien yang sudah dipastikan positif terjangkit virus corona.

Semua orang itu akan dipulangkan setelah dipastikan terbebas dari Covid-19.

"Setelah menjalani karantina selama 14 hari dan dua kali Swab Test dengan hasil negatif, akan dipulangkan ke rumahnya masing-masing,” ucap Husni.

Baca juga: 5 Pasien Positif Corona di Samarinda Punya Riwayat Perjalanan dari Makassar

Keluarga pasien yang diisolasi diharap tidak khawatir. Pasalnya, setiap pasien Covid-19 mendapatkan perlakuan baik.

“Orang yang menjalani karantina di Hotel-hotel di Makassar itu tidak bayar. Mereka diperhatikan gizinya dan mendapat pendampingan terus dari tim medis. Mereka juga jika siang diajak olahraga untuk menambah imun tubuhnya,” jelas Husni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.