Lihat Kerumunan Warga Ambil BST, Ganjar Turun dari Mobil dan Tertibkan Antrean

Kompas.com - 10/06/2020, 18:08 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat proses pencairan Bantuan Sosial Tunai akibat Covid-19 di Kantor Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Rabu (10/6/2020). Gubernur meminta proses pencairan untuk diperbaiki dengan menambah petugas dan mengurangi kerumunan antrean. Dok Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat proses pencairan Bantuan Sosial Tunai akibat Covid-19 di Kantor Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Rabu (10/6/2020). Gubernur meminta proses pencairan untuk diperbaiki dengan menambah petugas dan mengurangi kerumunan antrean.

MAGELANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menghentikan laju mobilnya saat melihat kerumunan warga di kantor Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Rabu (10/6/2020). 

Saat itu Ganjar sedang dalam perjalanan dari Semarang menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Mobil yang ditumpangi Ganjar menepi. 

Begitu turun mobil, Ganjar juga mendapati banyak di antara warga yang tidak mengenakan masker. Bahkan, diantara mereka tidak mengindahkan anjuran physical distancing.

Baca juga: Ganjar Merasa Tak Elok Bahas Elektabilitasnya yang Meroket di Tengah Wabah

Ratusan warga itu memang memadati kantor Kecamatan Secang, yang berada di jalur Semarang-Magelang, untuk mengambil Bantuan Sosial Tunai ( BST).

"Tolong ini diatur. Ini ada Pak Polisi dan TNI. Kalau kurang personel saya kirim sekarang juga. Prinsipnya semua harus jaga jarak dan pakai masker," kata Ganjar, mengutip pers rilis yang diterima Rabu (10/6/2020).

Di kantor Kecamatan Secang tersebut, penyaluran bantuan dilakukan secara serentak untuk beberapa desa. Hari ini telah memasuki tahap kedua. 

Mendengar penjelasan tersebut, Ganjar memerintahkan pembagian secara berkala atau tempat pelaksanannya diperbanyak. 

"Kalau bisa lebih baik per desa saja. Atau bisa juga dilakukan di kantor desa masing-masing biar tidak berjubel seperti ini. Bahaya banget ini. Coba koordinasi dengan kantor pos," jelasnya. 

Baca juga: Dua Hal Ini yang Buat Elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil Naik, Anies Turun

Ganjar pun langsung menginstruksikan penataan jadwal, tempat duduk dan antrean. Beberapa titik antrean pun dia minta untuk dipercepat agar tidak terjadi penumpukan.

Dari pintu gerbang, tenda ruang tunggu, antrean di pintu masuk, tempat duduk dalam gedung sampai verifikasi data penerima bantuan. 

"Untuk desa yang belum jadwalnya, warganya suruh pulang saja. Menunggu di rumah. Bapak ibu, jangan ngeyel ya. Ayo selamet bareng-bareng," kata Ganjar kepada warga yang mengantre.

Setelah memastikan semuanya sesuai anjuran protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Ganjar melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur untuk mengikuti simulasi pariwisata.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X