Kompas.com - 08/06/2020, 20:04 WIB
Tim khusus Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota menangkap sepasang suami istri sebagai pengedar narkoba jenis sabu di sebuah kamar hotel mewah wilayah Kota Tasikmalaya, Senin (8/6/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim khusus Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota menangkap sepasang suami istri sebagai pengedar narkoba jenis sabu di sebuah kamar hotel mewah wilayah Kota Tasikmalaya, Senin (8/6/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap pasangan suami istri berinisal F (40) dan KR (32), asal Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, saat membawa sabu siap edar seberat 70 gram di sebuah kamar hotel mewah Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Senin (8/6/2020) sore.

Keduanya digerebek dengan barang bukti lainnya selain sabu dan langsung dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kedua pelaku mengaku sebagai pemilik narkoba jenis sabu ini berstatus suami istri. Mereka ditangkap di sebuah hotel saat hendak bertransaksi dan melakukan pesta sabu," jelas Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, kepada wartawan di kantornya, Senin (8/6/2020) petang.

Baca juga: Polisi Curigai Jaringan yang Lebih Luas Usai Bekuk Pria Diduga Bandar Sabu di Bojonggede

Anom menambahkan, bandar sabu ini menyembunyikan barang haram tersebut di sebuah tas besar dengan bukti lain seperti catatan pemesanan, 2 unit handphone, timbangan, bong dan buku rekening tabungan.

Mereka mengaku sedang menunggu pembeli untuk bertransaksi dan mencoba terlebih dahulu sabu yang hendak dijualnya kepada pemesan.

"Saat kita tangkap, mereka sedang berada di sebuah kamar hotel tersebut. Mereka pun mengaku berniat akan menggelar pakai sabu ramai-ramai," tambahnya.

Penangkapan kedua pelaku setelah hasil penyelidikan tim khusus Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota.

Baca juga: Akhir Perjalanan Bandar Sabu yang Tewas Ditembak Setelah Tabrak Motor Polisi

Setelah mendapatkan informasi bahwa pengedar narkoba tersebut telah di lokasi penangkapan, lanjut Anom, pihaknya pun langsung melakukan penyergapan dan berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

"Mereka diduga sudah terbiasa dengan administrasi transaksinya karena ada catatan pemesanan dan buku tabungan yang tersusun rapih," ujar dia.

Kini, kedua pelaku masih diperiksa di ruang penyidikan Satnarkoba Polres Tasikmalaya untuk penyelidikan selanjutnya.

Pihaknya nanti akan mengungkap peran kedua tersangka selama ini dalam bisnis narkoba di wilayah Tasikmalaya.

"Kita akan terus ungkap peran mereka seperti apa dan menyelidiki lebih lanjut kasus penangkapan narkoba dengan berat murni 70,6 gram," pungkasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X