Obyek Wisata Baturraden Bersiap Kembali Buka Jelang New Normal

Kompas.com - 03/06/2020, 14:23 WIB
Pintu masuk Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. -Pintu masuk Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

BANYUMAS, KOMPAS.com- Dalam rangka menghadapi pemberlakukan kenormalan baru atau new normal, sejumlah persiapan dilakukan di obyek wisata Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, untuk mengurangi kontak, nantinya Lokawisata Baturraden hanya akan melayani pembelian tiket dengan non-tunai.

"Untuk tiketing tidak pakai uang tunai. Wisatawan harus pakai non-tunai seperti e-money, jadi tidak pakai uang cash lagi," kata Asis saat meninjau persiapan di Lokawisata Baturraden, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: New Normal Parsial, Cara Salatiga Tangani Covid-19

Selain itu, pada saat penerapan new normal, pihaknya juga akan mengurangi jumlah pengunjung hingga 50 persen.

Pada hari libur, kunjungan obyek wisata di kaki Gunung Slamet ini mencapai 10.000 wisatawan.

"Nanti melihat situasi di lapangan, kalau sudah penuh kita batasi. Prinsipnya tidak ada wisatawan yang berkerumun atau berjubel. Petugas kami akan selalu ada yang mengawasi dan mengingatkan pengunjung," ujar Asis.

Lebih lanjut Asis mengatakan, untuk mengurangi potensi penyebaran virus corona seluruh pengunjung dan petugas diwajibkan menggunakan masker.

"Kita juga menyiapkan tempat cuci tangan, alat pendeteksi suhu tubuh. Jarak antrean di loket dan pintu masuk kami atur, tempat masuk dan keluar juga dibuat terpisah. SOP wajib yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," jelas Asis.

Baca juga: Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Selain itu, pihaknya juga akan mengatur jarak antar-pedagang yang berada di area lokawisata.

Setiap lapak akan diberi pembatas antara pedagang dan pembeli.

Terkait dengan waktu pembukaan obyek wisata, Asis belum dapat memastikan. Pihaknya masih menunggu perintah bupati dan melihat perkembangan kasus Covid-19 di Banyumas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X