127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Kompas.com - 01/06/2020, 19:43 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di Surabaya tidak saja menyerang orang dewasa, tetapi juga menyasar anak-anak.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, dari data sementara, jumlah anak yang terkonfirmasi positif terjangkit corona berjumlah 127 anak.

Baca juga: Risma Pamit, Ini Pesannya untuk Warga Surabaya

Dari angka itu, 36 anak di antaranya berusia 0-4 tahun.

"Lalu, 91 kasus lainnya adalah anak dengan usia 5-14 tahun," kata Febria di Balai Kota Surabaya, Senin (1/6/2020).

Untuk anak yang terpapar Covid-19, mereka dirawat di rumah sakit dan diarahkan ke ruang anak untuk mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis anak.

Sedangkan untuk anak yang dirawat di rumah, petugas puskesmas akan terus memantau.

Baca juga: Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Febria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengatakan, sebagian anak tertular virus corona dari orangtua ataupun anggota keluarga lain.

Protokol kesehatan

Bagi orangtua yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan memiliki bayi, diwajibkan menggunakan hand sanitizer dan face shield.

"Sebelum dia pegang bayi atau anak harus pakai hand sanitizer, mencuci tangan, dan pakai hand sanitizer," ungkap Febria.

Namun,  ia juga berpesan kepada para orangtua agar dapat mempertahankan imun tubuh, terutama saat orangtua atau anaknya yang terkonfirmasi Covid-19.

Hingga Minggu (31/5/2020), kasus Covid-19 di Surabaya berjumlah 2.608 kasus atau bertambah 114 kasus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X