Kompas.com - 31/05/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah masih mengizinkan masyarakat untuk bepergian sesuai dengan kriteria pembatasan perjalanan tertentu.

Pembatasan perjalanan tersebut tertuang dalam SE Nomor 5 Tahun 2020 yang ditandatangani Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo dan berlaku hingga 7 Juni 2020.

Kriteria pembatasan perjalanan yang dimaksud syaratnya pun sangat ketat, salah satunya adalah wajib menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dari rumah sakit.

Namun, untuk mengurus surat bebas Covid-19 sendiri, masyarakat harus melewati sejumlah prosedur yakni menjalani rapid test atau pun swab test di beberapa rumah sakit yang membuka pelayanan tersebut.

Baca juga: New Normal, Menag Terbitkan Aturan Rumah Ibadah Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

Pemeriksaan mandiri

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengimbau kepada masyarakat jika ada kepentingan perjalanan mendesak, untuk dapat melakukan pemeriksaan secara mandiri di rumah sakit yang membuka layanan rapid test dan swab test.

"Sejumlah rumah sakit di Semarang yang bisa melayani tes mandiri antara lain RSUD KRMT Wongsonegoro, Rumah Sakit Nasional Diponegoro atau RSND, Siloam Hospital dan yang lainnya," jelas Hakam saat dihubungi Kompas.com, Minggu (31/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Hakam menjelaskan Dinas Kesehatan Kota Semarang tidak melayani permintaan rapid test atau swab test secara mandiri, apalagi jika dibutuhkan untuk kelengkapan syarat melakukan perjalanan jauh.

"Kami hanya mengeluarkan keterangan hasil rapid test atau swab test yang dilakukan secara acak dan sampling di tempat umum yang beresiko terjadi penyebaran Covid-19. Atau hasil pemeriksaan dari pasien ODP dan PDP di Rumah isolasi ataupun tenda karantina dengan kriteria tertentu," kata Hakam.

Baca juga: Hendak Urus Surat Bebas Corona, 2 Warga Lhokseumawe Reaktif Rapid Test

Biaya rapid test dan swab test mandiri

Sementara, sejumlah rumah sakit di Kota Semarang membuka layanan rapid test dan swab test secara mandiri dengan biaya yang dibebankan kepada masyarakat dengan besaran yang beragam.

Seperti pelayanan rapid test mandiri di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang dibanderol dengan biaya sebesar Rp 500.000 sedangkan swab test mandiri sebesar Rp 2,35 juta dalam dua kali pemeriksaan.

Hasil rapid test dapat langsung diketahui sekitar dua jam setelah diperiksa. Sedangkan hasil swab test baru bisa diketahui setelah tiga hari.

Baca juga: Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X