Tukang Ojek di Kota Batu Positif Covid-19, Alami Sesak Napas dan Kaki Bengkak Membiru

Kompas.com - 21/05/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

MALANG, KOMPAS.com – Seorang tukang ojek di Pasar Batu, Kota Batu, dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona baru atau Covid-19 pada Rabu (20/5/2020).

Tukang ojek berusia 53 tahun itu menjadi pasien 08 Covid-19 di Kota Batu.

“Pasien konfirmasi 8 jenis kelamin laki-laki, usia 53 tahun pekerjaan tukang ojek Pasar Batu,” kata juru bicara Satgas Covid-19 Kota Batu, M Chori melalui pesan tertulis, Rabu (20/5/2020) malam.

Baca juga: Pulang Rawat Kakak dari Kota Batu, Perempuan 55 Tahun Positif Covid-19

Pria yang merupakan warga Kelurahan Sisir itu mengalami batuk dan pilek pada 10 Mei 2020. Tukang ojek itu memeriksa diri ke Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu pada keesokan harinya.

“Masuk RS Karsa Husada dengan keluhan batuk dan gejala sesak napas disertai kaki bengkak membiru,” katanya.

Pasien itu lalu dirujuk ke Rumah Sakit Lavalette Kota Malang pada 13 Mei 2020. Pasien itu menjalani rapid test virus corona baru atau Covid-19 dan dinyatakan reaktif.

Mendapati hal itu, tim medis mengambil sampel cairan tenggorokan pasien tersebut untuk diperiksa menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR).

Sampel dikirimkan ke laboratorium di Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB). Pasien itu pun dikonfirmasi mengidap Covid-19.

“Hasil PCR keluar hari ini (Rabu) dan dinyatakan positif Covid-19,” ungkapnya.

Sebelum hasil tes PCR keluar, pasien itu telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang pada 17 Mei 2020. Pasien itu didiagnosa pneumonia.

Chori mengatakan, pasien itu memiliki riwayat perjalanan ke Batu dan Malang. Pemkot Batu akan melacak riwayat perjalanan dan kontak pasien tersebut.

Baca juga: Ratusan Pengendara Luar Daerah Ditolak Masuk Malang karena Tak Bawa Surat Tugas

“Langkah yang ditempuh melakukan tracing dengan prioritas pihak keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien untuk dilakukan rapid test,” katanya.

Sebanyak delapan kasus positif Covid-19 tercatat di Kota Batu hingga Rabu (20/5/2020). Rinciannya, lima pasien dirawat, dua sembuh, dan satu meninggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Gugat Ibu Kandung, Kuasa Hukum: Tujunnya Bukan Fortuner, tetapi Mendamaikan

Anak Gugat Ibu Kandung, Kuasa Hukum: Tujunnya Bukan Fortuner, tetapi Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Regional
'Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak'

"Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak"

Regional
9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri di Pohon Asam, Diduga Usai Bunuh Putrinya hingga Alami Gangguan Jiwa

Seorang Ayah Gantung Diri di Pohon Asam, Diduga Usai Bunuh Putrinya hingga Alami Gangguan Jiwa

Regional
Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Regional
Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Regional
KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

Regional
4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

Regional
Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X