Warga Masih Berdesakan Beli Baju Lebaran, Wali Kota Mataram Tutup 22 Toko dan Mal

Kompas.com - 20/05/2020, 21:35 WIB
Seorang ibu keluar membawa anaknya dari gerai pakaian di Cakranegara, Kota Mataram, saat aparat membubarkan kerumunan pembeli, Senin malam (18/5/2020) FITRI RSeorang ibu keluar membawa anaknya dari gerai pakaian di Cakranegara, Kota Mataram, saat aparat membubarkan kerumunan pembeli, Senin malam (18/5/2020)

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Mataram menutup seluruh mal, pusat perbelanjaan, dan toko pakaian mulai Rabu (20/5/2020). 

Penutupan itu diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Mataram tentang Penutupan Operasional Pusat Perbelanjaan dan Toko Pakaian Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

Dalam surat edaran itu, terdapat 22 pusat perbelanjaan seperti mal, supermarket, dan toko pakaian yang ditutup.

Baca juga: Viral, Video Pria Jual Blender Sambil Menangis di Pinggir Jalan karena Tak Punya Uang Beli Beras

Kebijakan itu diambil karena pusat perbelanjaan ramai dikunjungi warga yang ingin membeli baju lebaran dalam beberapa hari terakhir.

"Penutupan dilakukan sesuai keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat tentang pelaksanaan Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19, di mana salah satu poinnya meminta agar menutup pusat perbelanjaan, mal-mal dan toko-toko pakaian yang menjadi tujuan dan terjadi kerumunan warga," kata Wali Kota Mataram Ahyar Abduh ketika dikonfirmasi, Rabu.

Sebanyak 22 pusat perbelanjaan yang ditutup itu di antaranya, Lombok Epicentrum Mall (LEM), Mataram Mall, Ruby Supermarket, Niaga Supermarket, Lotte Grosir, MGM, Hypermart, Giant, Fashion One, Roxxi, Apollo, Sukses, Bandung Collection, Boxi, dan Giggle Box.

Pemkot Mataram bersama Tim Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 telah melakukan evaluasi dalam dua hari terakhir.

Warga dinilai masih berdesakan mengunjungi toko pakaian dan pusat perbelanjaan. Warga yang membeli baju lebaran itu tak mengindahkan imbauan physical distancing dan protokol kesehatan.

Pemkot Mataram khawatir pusat perbelanjaan berpotensi menjadi pusat penyebaran Covid-19. Apalagi, Kota Mataram merupakan salah satu wilayah dengan kasus transmisi lokal.

Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram pun turun ke pusat perbelanjaan, mal, dan toko pakaian, untuk menyosialisasikan SE Wali Kota Mataram itu.

Petugas meminta pemilik toko menutup usahanya sampai waktu yang ditentukan.

Baca juga: Berdesakan, Petugas Bubarkan Kerumunan Warga yang Beli Baju Lebaran

Masyarakat pun diminta menaati aturan dan imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Polri, TNI, dan Pemkot Mataram akan berpatroli memastikan pemilik toko pakaian, mal, dan pusat perbelanjaan mematuhi aturan tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X