173 TKI Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Seorang Reaktif Rapid Test

Kompas.com - 19/05/2020, 19:34 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo (kanan) dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang Ariyanti saat ditemui usai mendampingi kepulangan mahasiswa Jateng di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (15/2/2020) malam. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo (kanan) dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang Ariyanti saat ditemui usai mendampingi kepulangan mahasiswa Jateng di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (15/2/2020) malam.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak ratusan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) dari Malaysia tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (19/5/2020) pagi.

 

Kepala Kantor Kesehatatan Pelabuhan (KKP) Semarang Ariyanti mengatakan, mereka bertolak dari Pontianak, Kalimantan Barat, menggunakan Kapal Dharma Rucitra IX.

"Jumlah TKI yang turun di pelabuhan ada sebanyak 173 orang. Mereka tersebar ada dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, NTB, Banten dan DIY" kata Kepala Kantor Kesehatatan Pelabuhan (KKP) Semarang Ariyanti kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Baca juga: Buntut Penangkapan 2 Pemain Bola dan Askot PSSI Jakut, BNN Gerebek Pabrik Sabu di Semarang

Dari rapid test yang sudah dilakukan kepada para TKI tersebut, ditemukan satu TKI yang hasilnya reaktif.

"Ada satu TKI asal Jawa Timur yang turun di Pelabuhan Tanjung Emas. Kemudian langsung dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang," ujarnya.

Berbeda dengan TKI yang turun dari bandara, seluruh TKI yang turun dari pelabuhan tidak dikarantina di Gedung BPSDM Jateng.

Baca juga: Puluhan TKI yang Tiba di Semarang Didominasi dari Pati dan Kendal

Akan tetapi, mereka diwajibkan menjalani karantina mandiri di wilayahnya masing-masing karena rapid test telah dilakukan sebelum mereka melakukan perjalanan menuju Semarang.

"Yang dari pelabuhan tidak karantina di Srondol. Tapi langsung karantina mandiri di tempat tinggalnya. Sedangkan dari bandara kami lakukan rapid test dan dikarantina di Srondol," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

Regional
Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Regional
Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Regional
DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

Regional
Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X