Gempa Pangandaran Jelang Berbuka, Goyangkan Lampu Gantung Warga Sukabumi

Kompas.com - 19/05/2020, 19:27 WIB
Ilustrasi gempa bumi. AFPIlustrasi gempa bumi.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Menjelang buka puasa, sejumlah warga Sukabumi, Jawa Barat dikagetkan dengan guncangan gempa bumi, Selasa (19/5/2020) pukul 17:01 Wib.

"Saya lagi tadarusan (mengaji) di rumah, gempanya lumayan terasa," ungkap Firmansyah (40) warga Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi kepada Kompas.com dalam pesan whats app, Selasa.

Firman sempat menyuruh anak-anaknya untuk segera keluar rumah, meskipun guncangannya hanya sebentar. Dia mengkhawatirkan terjadi gempa susulan.

"Sekarang sudah di dalam rumah lagi," ujar dia.

Baca juga: Guncangan Gempa Pengandaran Sampai Tasikmalaya, Warga Sedang Masak Berhamburan Keluar

Ligar Sonagar (44) warga Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi menuturkan akibat guncangan gempa lampu gantung di rumahnya ikut bergoyang.

"Awalnya saya kira bukan gempa, tapi setelah mengecek lampu gantung ternyata lumayan bergoyang-goyang," tutur Ligar yang sedang berada di dapur mempersiapkan sajian buka puasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman mengatakan masih berkoordinasi dengan para petugas yang tersebar di 47 kecamatan.

"Hingga saat ini (pukul 18:30 Wib) kami belum menerima adanya laporan kerusakan dampak gempa Pangandaran," kata Maman saat dikonfirmasi Kompas.com melalui whats app, Selasa petang.

Baca juga: Gempa Guncang Kabupaten Malaka NTT, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Begitu juga BPBD Kota Sukabumi hingga pukul 18:50 Wib belum menerima laporan kerusakan dampak gempa M 5,2 episentrum di laut selatan Pangandaran. Kota Sukabumi meliputi tujuh kecamatan.

"Belum ada laporan. Kami masih terus berkomunikasi dengan petugas kecamatan," jawab Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnaen.

Berdasarkan info Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa berkekuatan magnitudo 5,2 terjadi Selasa 19 Mei 2020 pukul 17:00:17 Wib.

Episentrum gempa berlokasi pada koordinat 8.14 Lintang Selatan,107.89 Bujur Tinur atau 82 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.