Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Bukan Uang, Ganjar Pastikan 27.400 Warga Jateng di Jabodetabek Terima Bantuan Sembako

Kompas.com - 17/05/2020, 21:01 WIB
Perwakilan warga yang menerima bantuan sembako dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Sabtu, (16/05/2020). Dok. Humas JatengPerwakilan warga yang menerima bantuan sembako dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Sabtu, (16/05/2020).


KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah ( Jateng), Ganjar Pranowo memastikan 27.400 warga Jateng yang tidak mudik dan berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mendapat bantuan sembilan bahan pokok ( sembako).

"Kalau uang saya khawatir dibelikan yang lain seperti rokok atau pulsa. Makanya kami fokus ke makan dulu, minimal mereka tenang karena di rumah ada makanan," ujar Ganjar.

Untuk merealisasikan Janji tersebut, Ganjar menyalurkan 7000 paket sembako tahap pertama kepada warga di Jabodetabek, Sabtu (16/05/2020).

"Alhamdulillah mulai kemarin kami laksanakan. Untuk tahap pertama ini, belum semua dari daftar yang menerima," kata Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (17/05/2020).

Baca juga: Dipuji Erick Thohir, Begini Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Cegah Penumpukan Penumpang

Adapun rincian penerima bantuan tahap pertama tersebut yakni warga Jakarta Timur sebanyak 2.707 paket, Bogor 990 paket, Depok 1.027 paket, Tangerang 967 paket dan Bekasi 1.309 paket.

Dalam keterangan tertulisnya, ia mengatakan pengiriman bantuan tahap selanjutnya akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan menggandeng PT Pos Indonesia.

Ganjar mengungkapkan, sampai saat ini pendaftaran untuk warga Jateng penerima bantuan yang belum terverifikasi masih terus bertambah.

"Saya minta jangan ditutup pendaftarannya, kemungkinan ada yang belum ter-cover dan datanya bertambah, tersebut termasuk cadangan bagi mereka yang tercecer, tidak terdaftar di manapun yang menghubungi saya langsung, ini harus ter-cover," tegas Ganjar.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 16 Mei 2020

Ganjar berharap, bantuan tersebut dapat membantu masyarakat untuk terus bertahan hidup meski dilanda wabah Covid-19 ini.

Tak hanya di Jabodetabek, Ganjar mengatakan, Pemprov Jateng juga memperhatikan warganya yang ada di daerah lain, termasuk di luar Jawa atau luar negeri.

"Kami tetap berusaha komunikasi dan selalu merespona meskipun tidak terlalu banyak. Kami tetap coba urus seoptimal mungkin," ujar Ganjar.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Jateng di Jakarta, Wachyu Alamsyah memastikan, paket bantuan selanjutnya akan dibagikan seusai lebaran.

Baca juga: Hari Pertama Beroperasi, KA Luar Biasa Hanya Angkut 4 Penumpang dari Semarang

" Paket sembako yang dibagikan tersebut terdiri dari beras, sarden, kornet, minyak goreng, kecap dan kebutuhan lainnya," ujar Alam.

Wahyu juga menyampaikan, untuk bantuan beras langsung tersebut dikirim dari Jawa Tengah dan kebutuhan lainnya, dibeli di Jakarta oleh PT Pos Indonesia.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya