Ini Video Saat Pria Positif Corona Nekat Peluk Warga Lainnya agar Tertular di Tasikmalaya

Kompas.com - 16/05/2020, 10:31 WIB
Seorang pria positif corona asal Kota Tasikmalaya (berkaos pendek) sempat ngamuk dan memeluk orang di dekatnya karena enggan diabadikan lewat kamera handphone saat proses penjemputan, Jumat (15/5/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASeorang pria positif corona asal Kota Tasikmalaya (berkaos pendek) sempat ngamuk dan memeluk orang di dekatnya karena enggan diabadikan lewat kamera handphone saat proses penjemputan, Jumat (15/5/2020).

KOMPAS.com - Heboh seorang pasien positif corona mengamuk dan memeluk warga lainnya agar tertular di Tasikmalaya menjadi viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi saat petugas medis menjemput paksa pasien berinisial AR (40) di rumahnya di Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, tersebut diketahui positif Covid-19 dari hasil swab, Jumat (15/5/2020).

"Ieun naon (apa) sih? Dimana sih? Saya peluk semua, ODP kamu, ODP," kata AR sambil mengejar dan memeluk warga yang merekamnya.

Baca juga: Kronologi Pasien Corona Mengamuk dan Peluk Warga, Dijemput Paksa karena Dilaporkan RT RW

Sementara itu, salah satu kerabat AR sempat protes kepada petugas yang menjemput AR.  

"Kenapa ini bawa segini banyak," teriak seorang wanita berkaus biru muda di rumah AR kepada petugas tim gabungan yang datang untuk penjemputan.

Menurut warga sekitar, AR dianggap tidak disiplin saat menjalani isolasi mandiri usai pulang dari rumah sakit.

Sikap AR tersebut membuat warga di Kelurahan Empangsari resah. Ketua RT dan RW setempat segera melaporkan hal itu kepada Dinas Kesehatan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X