Relawan Jabar Bergerak Menembus Pos PSBB hingga Sebabkan Kerumunan

Kompas.com - 09/05/2020, 12:37 WIB
Relawan Jabar Bergerak saat memaksa menerobos masuk pos penjagaan PSBB Jabar di Kota Tasikmalaya dan saat berkerumun membagi-bagikan nasi bungkus di area terlarang keramaian saat PSBB Taman Kota Tasikmalaya, Jumat (8/5/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHARelawan Jabar Bergerak saat memaksa menerobos masuk pos penjagaan PSBB Jabar di Kota Tasikmalaya dan saat berkerumun membagi-bagikan nasi bungkus di area terlarang keramaian saat PSBB Taman Kota Tasikmalaya, Jumat (8/5/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Rombongan relawan yang mengaku sebagai Relawan Jabar Bergerak melewati salah satu pos pemeriksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020).

Pos tersebut dijaga polisi dan anggota TNI di Jalan Cimulu Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan pantauan, beberapa mobil relawan yang mengangkut nasi bungkus tersebut tidak mematuhi petugas yang sebelumnya mencoba menghentikan iring-iringan masuk ke wilayah Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Misteri Sinyal Tanda Bahaya di Laut Bangka Akhirnya Terungkap

Relawan Jabar Bergerak mengaku dipimpin oleh Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil.

Petugas di pos pemeriksaan awalnya berusaha mengarahkan relawan yang ada di dalam mobil agar tidak berdekatan.

Sebagian penumpang diminta untuk duduk berjauhan, sesuai aturan penumpang mobil pribadi saat berlakunya PSBB.

Namun, sebagian dari rombongan itu justru tidak mengindahkan arahan petugas.

Salah satu mobil bahkan tidak membuka kaca mobil yang dikendarainya dan terus jalan menorobos pemeriksaan petugas.

"Jabar Bergerak, Pak. Kami Jabar Bergerak, Jabar Bergerak," ujar seorang relawan yang berada di dalam salah satu mobil rombongan saat melintas.

Baca juga: Cekcok dan Tuduh Istri Selingkuh, Suami Gantung Diri Saat Sahur

Seusai berhasil masuk ke wilayah perkotaan, para relawan berkumpul di Taman Kota di depan Masjid Agung Tasikmalaya untuk membagikan paket nasi bungkus.

Akibatnya, warga langsung berkerumun menyerbu pembagian nasi bungkus tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Regional
Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Regional
328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

Regional
Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Regional
Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Regional
Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Regional
328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

Regional
Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Regional
Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Regional
Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat

Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat

Regional
Pasien Covid-19 di Tangerang Mayoritas OTG, Kapasitas Rumah Singgah Ditambah

Pasien Covid-19 di Tangerang Mayoritas OTG, Kapasitas Rumah Singgah Ditambah

Regional
2 Warga Kota Tegal Meninggal karena Covid-19, Salah Satunya Kepala Sekolah Dasar

2 Warga Kota Tegal Meninggal karena Covid-19, Salah Satunya Kepala Sekolah Dasar

Regional
Dalam Sehari 8 Warga Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Dalam Sehari 8 Warga Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Hoaks, 'Voice Note' Lampung Akan Dilanda Gempa 8 SR

Hoaks, "Voice Note" Lampung Akan Dilanda Gempa 8 SR

Regional
Disetujui Mendagri, Perda Normal Baru di Sumbar Segera Diterapkan

Disetujui Mendagri, Perda Normal Baru di Sumbar Segera Diterapkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X