Dinkes Samarinda Sebut Alat Tes dari Korsel Tingkat Akurasi Setara Hasil Swab

Kompas.com - 05/05/2020, 18:32 WIB
Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Samarinda, dr Osa Rafshodia saat memberikan keterangan pers melalui Zoom, Senin (4/5/2020). IstimewaKabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Samarinda, dr Osa Rafshodia saat memberikan keterangan pers melalui Zoom, Senin (4/5/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Kalimantan Timur, membeli dua alat immunofluoroassay untuk tes cepat Covid-19.

Dua alat tersebut disebut berteknologi tinggi, didatangkan dari Korea Selatan dengan harga Rp 540 juta.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Samarinda Osa Rafshodia mengatakan, pengadaan alat ini menggunakan dana APBD 2020.

“Alat tes cepat ini mendekati ketepatan dengan tes swab PCR. Alat ini juga digunakan di Korea Selatan untuk tes massal,” ungkap Osa Rafshodia kepada Kompas.com di Samarinda, Selasa (5/3/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Mei 2020

Bahkan, Osa mengklaim, dari 12 alat di Indonesia, dua di antaranya di Samarinda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita langsung digunakan untuk tes 275 kasus dari berbagai elemen dan hasilnya semua negatif,” kata Osa.

Selanjutnya, kata Osa, alat tersebut rencananya digunakan untuk tes pasien di seluruh puskesmas dan diperluas ke mereka terduga terpapar atau kontak erat guna mengindentifikasi transmisi lokal.

“Dengan alat ini kita akan petakan daerah rawan transmisi lokal. Salahnya satunya, menyasar ke mereka berkontak erat dengan penderita ODP dan PDP,” terangnya.

Baca juga: Nenek Asal Kaltim Tergeletak di Jalan Pantura Memeluk Koper, Kelelahan Jalan Kaki

Setelah menyisir pasien, giliran tenaga di seluruh puskesmas Samarinda juga akan menjalani tes untuk memastikan terjangkit atau tidak Covid-19.

“Karena mereka (petugas puskesmas) kontak erat dengan pasien,” jelas Osa.

Meski demikian, untuk mendiagnosa pasien positif ataupun negatif Covid-19 tetap merujuk pada hasil swab PCR di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X