Pelaku Pembakaran dan Perusakan Saat "May Day" Diduga Eks Karyawan yang Di-PHK

Kompas.com - 02/05/2020, 07:09 WIB
Aksi yang mengatasnamakan Forum Perjuangan Buruh Halteng, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara berakhir ricuh, Jumat (1/5/2020) KOMPAS.COM/YAMIN ABDUL HASANAksi yang mengatasnamakan Forum Perjuangan Buruh Halteng, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara berakhir ricuh, Jumat (1/5/2020)

TERNATE, KOMPAS.com - Polres Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengamankan 11 orang dalam aksi buruh di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang berakhir ricuh pada Hari Buruh atau May Day, Jumat (1/5/2020).

Kapolres Halmahera Tengah AKBP Nico Setiawan ketika dikonfirmasi Kompas.com via telepon menjelaskan, mereka yang diamankan tadi di antaranya diduga sebagai provokator dan yang lainnya terduga pelaku penjarahan.

”Ada 11 orang  yang diamankan, sebagai provokator, sedangkan yang lain ditangkap karena melakukan perusakan dan penjarahan dan mereka saat ini dilakukan pemeriksaan untuk proses hukum,” kata kapolres.

“Terduga provokator lainnya masih kita cari,” kata Kapolres lagi.

Baca juga: Kantor Dirusak, Warung Dibakar, Polisi Tangkap 11 Terduga Provokotor Aksi May Day

Provokator diduga eks karyawan 

Kapolres menjelaskan, aksi tersebut dilakukan sekelompok orang yang memanfaatkan buruh pada Hari Buruh, tetapi dalam pelaksanaannya berlaku anarkistis.

Sekelompok orang yang memanfaatkan aksi itu diduga eks karyawan PT IWIP yang mengalami PHK dan sekelompok mahasiswa.

Kapolres mengatakan, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Rikwanto bersama sejumlah pejabat Polda juga turun langsung ke IWIP dan melakukan dialog dengan pihak PT IWIP serta Pemkab Halmahera Tengah.

Lanjut Kapolres, aksi yang sesungguhnya pada May Day tersebut yaitu serikat pekerja menggelar doa bersama yang akan digelar pukul 11.00 WIT, tetapi karena aksi anarkistis tadi sehingga aksi serikat pekerja batal dilaksanakan.

“Aksi ini tidak ada izin, yang aksi sesungguhnya yaitu dari serikat pekerja berupa doa bersama yang akan dilaksanakan jam 11 tadi dan itu batal karena aksi ini,” ujar kapolres.

Baca juga: Peringatan May Day Diwarnai Pembakaran, Kantor Dirusak dan Dijarah

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang'

"Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang"

Regional
Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X