Berawal dari Temukan Kunci di Meja Kantin, 2 Oknum Polisi Polda Babel Curi 7 Pistol Dinas

Kompas.com - 29/04/2020, 12:06 WIB
Senjata api yang diduga hasil curian anggota polisi di Polda Bangka Belitung. Istimewa.Senjata api yang diduga hasil curian anggota polisi di Polda Bangka Belitung.

KOMPAS.com - Dua oknum anggota polisi berpangkat Bripda berinisial MAF dan MA yang bertugas di bagian Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung diduga mencuri tujuh unit pistol jenis HS dari gudang logistik Ditsamapta Aspol Selan.

Keduanya mencuri tujuh pistol jenis HS setelah menemukan kunci gudang logistik di meja kantin.

"Awalnya, pada Januari 2020 sekitar pukul 19.00 WIB, saat Bripda MAF dan Bripda MA berada di kantin barak menemukan anak kunci di meja kantin," kata Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi di kantornya, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Fakta 4 Wanita Bunuh Sopir Taksi Online dengan Kunci Inggris, Berawal dari Tak Bisa Bayar Ongkos

Kemudian, saat apel pukul 21.00 WIB, dua oknum polisi tersebut langsung mencocokkan kunci yang mereka temukan ke pintu gudang, dan terbuka.

Setelah berhasil masuk, keduanya sempat melihat-lihat sepatu. 

Selanjutnya mereka mengambil 3 pucuk Senpi HS lengkap dengan kotaknya, setelah itu kunci gudang malam itu langsung dikembalikan ke lemari Bripda Romi tanpa sepengetahuan yang bersakutan.

Baca juga: Pengakuan Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP: Saya Suka Sama Dia, tapi...

Ketiga senpi yang diambil itu selanjutnya disimpan dirumah Bripda MA di Aspol Selan.

"Jadi awalnya kedua oknum anggota mencuri 3 unit senpi jenis HS," kata Maladi dikutip dari BANGKAPOS.com.

 

Dijual ke oknum anggota Polres OKU Polda Sumsel

Setelah berhasil mencuri tiga pistol tersebut, kata Maladi, awal Februari 2020 ketiga senpi tersebut ditawarkan kepada Bripda BA oknum anggota Polres OKU Polda Sumatera Selatan seharga Rp 15 juta per pucuknya, sehingga total ketiga unit yang dijual adalah seharga Rp 45 juta.

Senpi tersebut dibawa sendiri Bripda MA dan diserahkan ke Bripda BA saat mereka bertemu di wilayah OKU.

Uang hasil penjualan pistol tersebut dibagi rata kedua oknum polisi tersebut.

Baca juga: Dua Anggota Polisi Diduga Curi 7 Pistol di Gudang Amunisi

Sambungnya, setelah sekitar empat hari berhasil menjual senpi tersebut, keduanya kembali masuk gudang logistik dan mencuri empat unit senpi pistol HS.

Keempat senpi tersebut kemudian dibawa kediaman teman Bripda MAF berinisial Y yang berada dikawasan Kampung Keramat Pangkalpinang.

Tanpa sepengetahuan pemilik rumah kemudian disimpan disalah satu titik di rumah tersebut.

"Untuk 4 pucuk senpi HS yang dicuri berhasil diamankan dari tempat disembunyikan oleh pelaku jadi total 7 Senpi yang sempat hilang berhasil kita amankan kembali," katanya.

Baca juga: Kronologi Polisi Mencuri dan Menjual Pistol

 

(Penulis Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur | Editor Abba Gabrillin)/BANGKAPOS

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X