Kompas.com - 29/04/2020, 08:48 WIB
Senjata api yang diduga hasil curian anggota polisi di Polda Bangka Belitung. Istimewa.Senjata api yang diduga hasil curian anggota polisi di Polda Bangka Belitung.

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi mengatakan, ada sebanyak 7 unit pistol jenis HS yang telah diamankan.

Sebelumnya, 7 pistol tersebut telah dicuri oleh 2 oknum anggota polisi berpangkat bripda yang bertugas di bagian Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Sudah diamankan semuanya, termasuk dua anggota," kata Maladi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Baca juga: Dua Anggota Polisi Diduga Curi 7 Pistol di Gudang Amunisi

Maladi menuturkan, ada 3 pistol yang terlanjur dijual pada seseorang yang diduga anggota polisi di daerah Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan.

Sedangkan 4 pistol lainnya belum sempat dijual dan disimpan di salah satu rumah warga di Pangkalpinang.

Menurut Maladi, harga jual setiap pistol tersebut bisa mencapai jutaan rupiah.

"Harganya bisa jutaan. Bisa di atas Rp 10 juta. Tapi belum sempat dijual," kata Maladi.

Baca juga: Kronologi Seorang Pria Dianiaya Oknum Polisi karena Dituding Mencuri Handphone

Atas temuan itu, oknum anggota berinisial MF dan MA terancam pasal pidana tentang pencurian dan pelanggaran etik berat anggota polisi.

Proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap motif dan jaringan pencurian senjata organik tersebut.

"Nanti kami sampaikan lagi, karena ini masih berkoordinasi dengan Sumsel. Temuan pertama di sana," ujar Maladi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X