Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Sembuh dari Covid-19, 26 Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Boleh Pulang

Kompas.com - 28/04/2020, 16:46 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. DOK. Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

KOMPAS.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kariadi melalui akun media sosialnya menyatakan, 26 tenaga medisnya yang sebelumnya dinyatakan positif coronavirus disease 2019 (Covid-19), sudah sembuh dan diizinkan pulang.

Mereka sembuh setelah menjalani karantina di Hotel Kesambi Hijau Semarang. Berbagai pihak pun senang mendengar kabar itu, termasuk Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Alhamdulillah kemarin beberapa kawan yang di Kesambi kontak saya. Mereka kirim foto dan say hello sambil mengucapkan terima kasih,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Ganjar Gembira 26 Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Sembuh dari Covid-19

Pernyataan itu Ganjar sampaikan usai rapat dengan perwakilan buruh di kantornya, Selasa (28/4/2020).

Ganjar juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Kota Semarang, terutama yang berada di sekitar Hotel Kesambi Hijau Semarang. Pasalnya, mereka turut andil dalam kesembuhan 26 tenaga medis tersebut.

“Ada yang mengirim vitamin, buah, hingga bantu jaringan untuk berkomunikasi. Bantuan dan dukungan itu membuat para tenaga medis happy selama menjalani masa karantina," ujar Ganjar.

Gubernur Jateng pun salut dengan apa yang dilakukan masyarakat, sekaligus senang dan bangga dengan kabar tersebut.

Baca juga: Cerianya Puluhan Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Selama Diisolasi

Terkait 8 tenaga medis RSUP Kariadi dan pasien lainnya yang masih menjalani karantina, Ganjar mengatakan bahwa akan terus memberi perhatian.

“Kami bantu dan dorong terus agar seluruh tenaga kesehatan di Jateng bisa bekerja dengan aman dan nyaman,” kata Ganjar.

Untuk diketahui, tenaga medis tersebut tertular Covid-19 dari pasien yang tidak jujur. Pasien itu tidak mengakui bahwa dirinya baru datang dari wilayah zona merah.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Hanya 1 Siswi yang Protes, Kakak Kelasnya Non-Muslim Pakai Kerudung Tak Protes'

"Hanya 1 Siswi yang Protes, Kakak Kelasnya Non-Muslim Pakai Kerudung Tak Protes"

Regional
Hasil Rapid Reaktif, Oknum Polisi Pasien Covid-19 Terekam Mesum di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Hasil Rapid Reaktif, Oknum Polisi Pasien Covid-19 Terekam Mesum di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Regional
Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Regional
Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Regional
Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Regional
Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
'Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab'

"Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab"

Regional
Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

Regional
Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Regional
Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Regional
Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya