UPDATE Corona di Jatim: 637 Kasus Positif, 112 Pasien Sembuh, 2 Daerah Masih Hijau

Kompas.com - 23/04/2020, 06:30 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Kasus positif Covid-19 di Jawa Timur bertambah 34 kasus, atau kini menjadi 637 kasus, Rabu (22/4/2020).

Sebanyak 34 kasus tambahan berasal dari 13 daerah, yakni Surabaya (5 kasus), Ponorogo (1 kasus), Magetan (4 kasus), Jember (2 kasus), Kabupaten Kediri (8 kasus), Gresik (1 kasus), dan Sidoarjo (6 kasus).

Tambahan juga berasal dari Kota Malang (1 kasus), Lamongan (1 kasus), Kabupaten Malang (1 kasus), Kabupaten Mojokerto (1 kasus), Kota Pasuruan (1 kasus), dan Lumajang (2 kasus).

Baca juga: Pulang ke Blora karena PHK, Pria Asal Surabaya Ditolak Istri dan Warga karena Takut Tertular Corona

Gubernur Jatim Khofifah Indra Parawansa mengatakan, meski ada penambahan, dia bersyukur ada tambahan pasien sembuh.

Pasien sembuh bertambah 11 orang, sehingga total pasien sembuh di Jatim menjadi 112 orang.

"11 pasien sembuh dari 5 daerah. Dari Lamongan 1 orang, Gresik 2 orang, Surabaya 5 orang, Kabupaten Madiun 1 orang, dan Kota Kediri 2 orang," ujar Khofifah di Surabaya, Rabu.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya bertambah menjadi 2.339 pasien. Dari jumlah itu, yang masih diawasi 1.303 pasien.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah menjadi 17.336 orang. Yang masih dipantau ada 6.330 orang.

"Sementara total pasien meninggal dunia total ada 60 orang. Tambahan 2 orang masing-masing Lamongan dan Surabaya," ujar Khofifah.

Baca juga: Risma Sebut Protokol Kesehatan di Surabaya Sudah Seperti PSBB

Sebulan lebih wabah Covid-19 berlangsung, dua daerah di Pulau Madura masih berstatus hijau atau hanya didapati ODP, yakni Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X