Kompas.com - 22/04/2020, 17:32 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperpanjang penutupan akses masuk dan keluar arus lalu lintas manusia, di bandara dan pelabuhan hingga 6 Mei 2020.

Hal tersebut dilakukan karena jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat di Papua.

"Kita akan lanjut efektif (tutup bandara dan pelabuhan) dari 24 April sampai 6 Mei. Ini karena kasus di Papua terus meningkat, hari ini sudah 124 kasus, itu sudah nomor enam se-Indonesia," ujar Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, usai Rapat Forkompinda Papua, di Jayapura, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Kekeh Minta Menkes Setujui PSBB, Pemkab Mimika: Kami Sudah Penuhi 2 Syarat

Penutupan bandara dan pelabuhan sebelumnya ditetapkan hingga 23 April 2020.

Klemen menjelaskan, tujuan dari penutupan tersebut, agar Satgas Covid-19 Papua bisa fokus menangani pandemi corona.

Dengan menutup akses masuk, maka tidak ada potensi penularan baru atau kasus impor virus corona.

"Supaya benar-benar Mei awal kurva (kasus corona) itu menurun. Itu perhitungan internasional, tetapi di Papua baru mulai pada Maret," kata Klemen.

Ia juga menekankan, pemerintah kabupaten/kota yang ada di Papua harus konsisten mengikuti kesepakatan bersama dan tidak membuka akses bandara dan pelabuhan seperti yang dilakukan Pemkab Mimika.

Baca juga: Virus Corona di Papua, Tenaga Medis: Hanya Merawat dengan Meraba-raba

Klemen mengingatkan, saat ini segala hal yang menyangkut pananganan pandemi virus corona, kebijakannya ada di tingkat provinsi.

"Ini bukan bencana kabupaten, ini bencana nasional, artinya kebijakan ada di tingkat provinsi," kata dia.

Untuk status, saat ini Papua masih mentapkan tanggap darurat penanganan virus corona.

Dengan status tersebut, Pemprov Papua menerapkan pembatasan sosial dan membatasi aktivitas masyarakat mulai pukul 06.00 hingga 14.00 WIT.

Klemen juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota untuk segera melakukan realokasi dan refocusing APBD untuk penanganan corona.

"Untuk masalah budget seharusnya tidak ada yang mengeluh, karena itu (APBD) ada untuk masyarakat," kata Klemen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X