Pemkot Batam Larang Warga Adakan Bazar Ramadhan hingga Ngabuburit

Kompas.com - 22/04/2020, 15:25 WIB
Ketua Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam yang juga Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad mengatakan hari ini, Senin (23/3/2020) jumlah pasien positif virus corona bertambah menjadi lima orang. Pasien kelima ini merupakan seorang laki-laki berusia 47 tahun yang merupakan warga Batam, yang baru saja pulang dari Jakarta, Senin (23/3/2020). KOMPAS.COM/HADI MAULANAKetua Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam yang juga Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad mengatakan hari ini, Senin (23/3/2020) jumlah pasien positif virus corona bertambah menjadi lima orang. Pasien kelima ini merupakan seorang laki-laki berusia 47 tahun yang merupakan warga Batam, yang baru saja pulang dari Jakarta, Senin (23/3/2020).

BATAM, KOMPAS.com - Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, saat ini pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan operasi penertiban terhadap warga Batam yang masih membandel ngumpul-ngumpul di warung kopi dan keluar rumah tanpa menggunakan masker serta berkerumun.

Bahkan pihaknya, bersama tim gabungan TNI Polri, Satpol PP dan Ditpam BP Batam tidak segan-segan memberikan sanksi kepada masyarakat mau pun warung kopi atau restoran yang masih memperbolahkan pengunjungnya untuk berkerumun atau kumpul-kumpul.

“Saksi tegas yang akan diberikan, dan jika terus membandel bisa saja izinnya kami bekukan sementara,” kata Amsakar Ahmad melalui telepon, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Dampak Corona Meluas, Vihara Duta Maitreya Batam dan NU Kepri Salurkan Sembako 

Terlebih memasuki bulan Suci Ramadhan atau bulan puasa, selain himbauan untuk tidak melakukan shalat tarawih di Masjid maupun mushala sesuai surat edaran Kementerian Agama RI, agar melaksanan shalat Tarawih di rumah masing-masing.

Amsakar Ahmad juga melarang warga Batam untuk menyelengarakan pasar atau bazar Ramadhan. Bahkan kegiatan ngabuburit juga dilarang.

“Dan jika terus membandel, siap-siap menerima sanksinya dari tim gabungan dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam,” tegas Amsakar.

Baca juga: Operasi Ketupat Covid-19 Digelar 38 Hari untuk Batasi Warga Mudik 

Amsakar juga mengaku telah menginstruksi kepada camat dan lurah untuk memantau wilayahnya masing-masing dan membuat laporan kepada tim penindakan jika di wilayahnya masih ada warga yang ingin mendirikan bazar Ramadhan.

Begitu juga dengan pusat-pusat keramaian atau tempat makan, tempat ngopi yang masih melayani konsumen makan atau ngopi di tempat untuk segera membuat laporan kepada tim penindakan.

“Sesuai dengan surat edaran, warung kopi, warung makan, tidak boleh melayani konsumen untuk minum di tempat, konsumen semua harus beli bungkus, makan dan minum di rumahnya masing-masing. Begitu juga dengan bazar Ramadhan dan ngabuburit juga tidak boleh dilakukan,” tegas Amsakar.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Wali Kota Kendari Ajukan PSBB 

 

Lebih jauh Amsakar mengatakan untuk tahun ini, dirinya meminta kepada semua pihak termasuk para pedagang, agar bersama-sama membantu pemerintah melawan penyebaran virus Covid-19 di Kota Batam dengan selalu stay di rumah masing-masing.

“Bersama kita melakukan perlawanan, dan bentuk perlawanan yang terbaik bagi masyarakat Batam adalah tetap berdiam diri di rumah, karena dengan begitu, mata rantai penyebaran Covid-19 dapat terputus,” terang Amsakar.

Ia mengakui sangat paham betul dengan kondisi masyarakat Batam saat ini, terlebih memasuki bulan Ramadhan dan disambung dengan Idul Fitri.

Sebab di saat-saat seperti ini lah biasanya para pedagang kecil memperoleh keuntungan yang lumayan dan dagangannya laris.

“Tapi teman-teman juga harus faham kondisi saat ini, tidak guna kita mendapatkan untung lumayan kalau akhirnya kita harus dirawat di Rumah sakit karena terpapr Covid-19, jadi sekali lagi saya minta agar masyarakat Batam dapat memakluminya dan semata-samata hanya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Amsakar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X