Dampak Corona Meluas, Vihara Duta Maitreya Batam dan NU Kepri Salurkan Sembako

Kompas.com - 22/04/2020, 13:07 WIB
Maha Vihara Duta Maitreya Batam dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan Bakti Sosial Bersama, hal ini dilakukan dengan membagikan sembako kepada sebagian masyarakat Batam, Kepri. Masyarakat yang beruntung tersebut yakni masyarakat Bukit Timur, Tembesi tower, Kampung Blimbing, Sena Wangngi dan Citra Batam, dimana samboko yang dibagikan berjumlah 1.050 paket. Dok. ISTIMEWAMaha Vihara Duta Maitreya Batam dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan Bakti Sosial Bersama, hal ini dilakukan dengan membagikan sembako kepada sebagian masyarakat Batam, Kepri. Masyarakat yang beruntung tersebut yakni masyarakat Bukit Timur, Tembesi tower, Kampung Blimbing, Sena Wangngi dan Citra Batam, dimana samboko yang dibagikan berjumlah 1.050 paket.

BATAM, KOMPAS.com – Maha Vihara Duta Maitreya Batam dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Kepulauan Riau ( NU Kepri) melakukan Bakti Sosial Bersama, hal ini dilakukan dengan membagikan sembako kepada sebagian masyarakat Batam, Kepri.

Sembako dibagikan ke masyarakat Bukit Timur, Tembesi tower, Kampung Blimbing, Sena Wangngi dan Citra Batam, dimana samboko yang dibagikan berjumlah 1.050 paket.

“Sembako ini kami berikan secara hati0hati, sebab yang berhak mendapatkan sembako ini, merupakan warga atau lebih diprioritaskan kepada saudara kita yang kurang mampu dan terimbas langusng pandemi Covid-19,” kata Liyas Masri, perwakilan Pimpinan Maha Vihara Duta Maitreya melalui telepon, Rabu (23/4/2020).

Baca juga: Warga Tionghoa di Aceh Bagikan Ribuan Masker hingga Nasi Kotak Setiap Hari 

Diakuinya pemberikan sembako ini juga berkat kerjasama dengan organisasi keagaamaan lainnya, yakni NU Kepri.

Dimana aksi kemanusiaan yang dilakukan ini tidak lagi memandang etnis dan ras, selagi dia kurang mampu dan terdampak langsung, mereka wajib dibantu dan mendapatkan bantuan ini.

“Aksi kemanusiaan ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai warga Indonesia khususnya dan sebagai warga dunia umumnya. Kegiatan kemanusiaan ini pun kerap dilakukan diwaktu yang dibutuhkan, terlebih kondisi khusus saat ini untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mendapat dampak dari covid-19,” jelas Liyas.

Baca juga: 68.000 KK di Batam Tak Kebagian Sembako, Ini Janji Pemkot 

Senada diungkapkan Ketua PWNU Kepri, Herianto melalui sambungan telepon mengatakan, sebagai Organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU selalu terbuka untuk kerjasama dengan pihak manapun, terlebih untuk misi kemanusiaan yang dilandaskan, menjunjung atas nilai kebersamaan cinta kasih tanpa membedakan suku, agama dan ras.

Heri mengatakan saat ini PWNU Kepri sedang merencanakan kerjasama yang lebih luas dalam bidang seni dan budaya kasih alam dan pola makanan sehat nabati.

“Kami berharap kerjasama positif seperti ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan luaskan,” kata Herianto.

Saat ini Pemkot Batam juga gencar melakukan pemberian sembako kepada masyarakat Batam, bahkan dari 260.000 KK yang terdampak, Pemkot Batam baru mampu menyediakan sebanyak 192.000 KK dan masih ada 68.000 KK yang sampai saat ini belum mendapatkan sembako gratis tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Regional
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

Regional
Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Regional
Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X